Cara Pilih dan Rawat Pelek Bekas Model Konstruksi 3-Piece, Biar Awet!

Angga Raditya - Selasa, 29 Agustus 2023 | 10:00 WIB

Konstruksi pelek 3-piece terdiri dari 3 bagian yang dirakit menjadi satu pelek (Angga Raditya - )

GridOto.com - Cara pilih dan rawat pelek bekas model konstruksi 3-piece, biar awet!

Pelek mobil dengan konstruksi 3-piece merupakan pelek yang konstruksi peleknya terdiri dari inner barrel, center rims dan outer lips.

Kebanyakan pelek mobil konstruksi 3-piece harus lebih hati-hati pakainya karena tidak setangguh pelek konstruksi monoblok.

Langkah-langkah ini berguna agar pelek kamu enggak mudah rusak atau pecah. 

1. Cari Pelek Kondisi Segar.

Angga Raditya
Ilustrasi. Sebaiknya cari pelek 3-piece dengan kondisi bekas servis yang seminimal mungkin

Baca Juga: Baru Ganti Pelek Mobil, Tapi Malah Mentok Pas Belok? Ini Solusinya

Meskipun pelek bekas akan ada bekas servis, tapi pastikan jangan terlalu banyak.

“1-2 titik bekas servis atau las masih oke, jangan pilih yang sekeliling pelek penuh titik las,” buka Hadi dari gerai reparasi pelek Star Velg, Cipete, Jakarta Selatan

Salah satu indikasi pelek masih oke bisa lihat dari garis nut di punggung pelek, “Kalau masih bulat dan utuh, berarti barrel-nya segar,” ungkap Hadi.

2. Ban Jangan Terlalu Narik

stancenation
Ilustrasi. Ban untuk pelek 3-piece sebaiknya jangan terlalu narik agar kekuatannya terjaga.

Baca Juga: Pelek Mobil Retak di Palang Sulit Diperbaiki, Benarkah? Ini Kata Pakar

Tujuannya agar benturan masih bisa diserap dinding ban, tidak langsung menghajar barrel.

Kalau mengharuskan pakai ban narik, sebaiknya suspensi tidak terlalu keras.

Tujuannya mengurangi kerasnya benturan agar tidak bertumpuk ke velg.

“Masih bisa diserap suspensi kalau bantingannya empuk,” tutur Diwan, juragan gerai reparasi pelek Eurovolution, Condet, Jakarta Timur.

3. Perhatikan Tekanan Angin

Bila suspensi sudah terlanjur keras dan ban narik banget, maka, “Konsekuensinya tekanan ban mesti tinggi,” terang Diwan.

Diwan memberi anjuran diatas 40 Psi, “Tapi wajib lihat kondisi jalan, jangan sampai hajar lubang atau tambalan aspal,” tutupnya.