Banyak Dorongan Jadi Tim Satelit Yamaha, Valentino Rossi Ingin VR46 Racing Team Tetap Jadi Tim Satelit Ducati

Rezki Alif Pambudi - Senin, 28 November 2022 | 17:15 WIB

Valentino Rossi lebih memilih Ducati meski Yamaha terang-terangan menginginkan VR46 Racing Team (Rezki Alif Pambudi - )

GridOto.com - Pabrikan asal Jepang, Yamaha, dipastikan balapan dengan satu tim saja di MotoGP 2023, usai kehilangan tim RNF yang lebih memilih merapat ke Aprilia.

Yamaha pun tak mau berlama-lama balapan tanpa tim satelit, cukup untuk MotoGP 2023 saja dan berambisi mencari tim satelit untuk kejuaraan setahun setelahnya.

Bukan rahasia lagi bahwa Yamaha menginginkan tim balap Valentino Rossi, VR46 Racing Team, untuk menjadi tim satelitnya di MotoGP 2024 mendatang.

Meski statusnya pendatang baru, VR46 Racing Team punya daya tarik tersendiri dibandingkan tim-tim lainnya yang membuat Yamaha menginginkannya.

VR46 Racing Team sering menjadi sorotan kamera dan cukup populer di kalangan fans.

Selain karena nama besar Valentino Rossi di belakangnya, pada dasarnya pembalapnya memang berkualitas dan menunjukkan performa yang impresif di atas trek.

Kemudian kru dan mekaniknya pun juga berkualitas, belum lagi keuangan tim sangat sehat dan sponsor-sponsornya.

Namun lika-liku tim satelit Yamaha ini bukan perkara gampang, meskipun Valentino Rossi sudah membuat penolakan dan dengan tegas ingin tetap bersama Ducati.

"VR46 dibuat oleh orang-orang yang sangat serius, para pembalap senang dengan Ducati," ujar Valentino Rossi di sela-sela La 100 km dei Campioni 2022, dilansir GridOto.com dari Paddock-GP.

"Hasil yang mereka dapat jadi buktinya. Aku minta maaf kepada Yamaha," jelas The Doctor.

Baca Juga: Dikalahkan Mantan Muridnya Sendiri, Valentino Rossi Gagal Menang di La 100 Km Dei Campioni

Namun selain Yamaha dan VR46, Ducati juga terlibat karena masih punya kontrak sah bersama tim Valentino Rossi ini sampai 2024 mendatang.

Ducati sendiri memastikan bahwa kontrak VR46 aman, akan tetap jadi tim satelit Borgo Panigale sampai 2024.

Namun setelah itu, Ducati secara mengejutkan malah tidak terlalu percaya diri untuk bisa mempertahankan VR46.

"Kami punya kontrak dengan VR46 sampai 2024. Namun balapan dengan empat tim bukan situasi ideal untuk jangka menengah dan panjang," kata Paolo Ciabatti.

Ada beberapa sebab kenapa Ducati juga tak yakin bisa mempertahankan VR46 ataupun tim satelitnya yang lain lebih lama.

Kabarnya, Dorna Sports juga berusaha untuk membuat kompetisi yang seimbang dan fakta bahwa Yamaha balapan tanpa tim satelit bukan hal bagus untuk kejuaraan.

Maka dari itu wacana memindahkan VR46 ataupun tim satelit Ducati lainnya ke Yamaha adalah salah satu opsi yang sangat logis.