Oli Mesin Mobil Lama Tak Diganti, Tarikan Berat Hingga Boros BBM

Radityo Herdianto - Senin, 14 November 2022 | 08:00 WIB

Lampu indikator oli dan aki yang menyala

GridOto.com - Oli mesin mobil lama tak diganti, tarikan berat hingga boros BBM menanti.

Perhatikan interval penggantian oli mesin sesuai pedoman servis berkala.

Jika lama tak diganti, oli mesin yang ada di dalam mesin bisa memicu sejumlah masalah pada mesin.

Alvin Suwarna, Director PT Sumber Suwarna Unisindo, distributor oli PTT Lubricants di Indonesia mengatakan jika oli mesin pada dasarnya punya batas usia pakai.

"Khususnya di Indonesia batas pakainya rata-rata 10.000 hingga 15.000 km," kata Alvin.

Radityo Herdianto / GridOto.com
Ilustrasi ganti oli mesin mobil
Baca Juga: Pakai Mesin 1.500 cc, Honda WR-V Cocok Dengan Spek Oli Mesin Ini

Efek dari penggunaan oli mesin yang terlalu lama ditandai dengan hilangnya fungsi pelumasan.

Akibatnya friksi dari gesekan komponen di dalam mesin meningkat.

"Percepatan komponen mesin lebih berat yang menyebabkan beban kerja mesin lebih tinggi," ujar Alvin.

Dalam kondisi ini, proses pembakaran yang dihasilkan mesin jadi kurang sempurna.

Yang berdampak pada konsumsi bahan bakar lebih boros dari kondisi ideal.

"Oli mesin yang terlalu lama juga sudah tidak punya aditif yang mendukung proses pelumasan dan pembakaran," sebut Alvin.

Dwi Wahyu R./GridOto.com
Konsumsi BBM Mercedes-AMG GLA 35 di Holiday Fun Drive 2022

Baca Juga: Oli Mesin Mobil Banyak Menguap, Ini Dampak Jika Terus Dibiarkan

Alvin menerangkan dalam proses pelumasan, aditif oli mesin juga mendukung proses pembersihan komponen mesin.

Serta melapisi dinding ruang bakar untuk pembakaran yang lebih sempurna.

"Di dalam mesin jadi lebih kotor dan mudah terjadi endapan atau oil sludge," tegas Alvin.

YANG LAINNYA