Kecelakaan Lalu Lintas Terbilang Masih Tinggi, Kemenhub Siap Tempuh Langkah Ini

M. Adam Samudra - Jumat, 4 November 2022 | 18:58 WIB

Ilustrasi kecelakaan maut antara Isuzu Elf dan truk Mitsubishi Fuso (M. Adam Samudra - )

GridOto.com - Berawal dari ketidakpatuhan pengguna jalan terhadap peraturan serta rambu-rambu lalu lintas, tidak jarang menyebabkan terjadi kecelakaan di jalan.

Untuk itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengadakan seminar keselamatan bersama Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

“Dukungan dari berbagai pihak merupakan kunci terwujudnya keselamatan jalan, sehingga diharapkan adanya kolaborasi bersama untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Hendro Sugiatno, Jum'at (4/11/2022).

Dirinya mengingatkan bahwa keselamatan jalan adalah tanggung jawab bersama.

Dirjen Hendro melanjutkan setiap angka pada data kecelakaan berkaitan dengan nyawa manusia.

"Secara sosial amat jarang dibahas atau dianggap sebagai sesuatu yang biasa sebagai konsekuensi atau resiko berlalu lintas," tuturnya.

Menurutnya apapun alasannya korban kecelakaan merupakan masalah kemanusiaan yang harus diperjuangkan untuk dapat diminimalisir sekecil mungkin.

“Dalam program road safety, perjuangan mencapai zero accident memang boleh dikatakan tidak mungkin, namun di balik semua itu spirit menyelamatkan manusia sebagai aset utama bangsa dan spirit kemanusiaan inilah yang pertama dan utama,” jelasnya.

Korban kecelakaan akan mengalami sesuatu yang kontra produktif dari kehilangan waktu hingga kehilangan nyawa.

Baca Juga: Mendadak Oleng, Kecelakaan Bus Tabrak Showroom Mobil Terjadi di Jakarta Timur, Polisi Masih Cari Penyebabnya

Dirinya berpendapat, bukan hal mudah membangun road safety (lalu lintas yang aman selamat tertib dan lancar), karena memerlukan political will yang kuat, komitmen, sinergitas dan konsistensi dalam mencapainya.