Tanggapan Suzuki Soal Wacana Mobil 1.400 cc ke Atas Dilarang Beli Pertalite, Kalau Mesin Kecil Punya Turbo Gimana?

Muhammad Ermiel Zulfikar - Kamis, 8 September 2022 | 20:50 WIB

Ilustrasi. Suzuki berikan tanggapannya terkait wacana mobil 1.400 cc ke atas bakal dilarang beli Pertalite (Muhammad Ermiel Zulfikar - )

GridOto.com - Usai dibuat gempar oleh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), masyarakat kembali dihebohkan dengan wacana mobil 1.400 cc ke atas dilarang beli Pertalite.

Kabarnya pemerintah bakal mempersempit kriteria mobil pribadi yang boleh menggunakan BBM subsidi jenis Pertalite, yakni hanya untuk kendaraan dengan kapasitas mesin 1.400 cc ke bawah.

Padahal sebelumnya, usulan pembatasan pembelian Pertalite berlaku untuk mobil mewah dengan mesin di atas 2.000 cc, lalu diturunkan hingga menjadi 1.400 cc ke atas.

Adapun larangan tersebut nantinya akan tertuang dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

Marketing Director 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, menanggapi jika pembatasan pembelian Pertalite ini pastinya akan memberikan dampak di masyakarat.

Begitu juga terhadap rantai pasok otomotif Tanah Air, termasuk di dalamnya penjualan mobil baru apabila wacana tersebut benar-benar direalisasikan.

"Sekarang kan wacana untuk pembatasan Pertalite sedang ada. Ada yang ngomong macam-macam lah, tapi pada intinya dengan dibatasi pasti berdampak," tutur Donny saat dihubungi GridOto.com, Selasa (6/9/2022).

"Ini kan masalah aksesibilitas," lanjutnya.

Karena masih belum mendapatkan penjelasan, Donny pun enggan berkomentar banyak terkait wacana pembatasan tersebut.

Baca Juga: Tanggapi Kenaikan Harga BBM, Suzuki Sebut Akan Berdampak Terhadap Penjualan Mobil Baru, Minta Pemerintah Diskusi Bareng

Ia hanya meminta pemerintah khususnya Kementerian ESDM, berdiskusi dengan Kementerian Perindustrian dan GAIKINDO sebagai asosiasi untuk melihat permasalahan ini secara komprehensif.

"Kan ada tuh yang cc kecil tapi turbo, apakah ini masih boleh minum pertalite? Ini yang harus kita sama-sama diskusikan terlebih dahulu," tutur Donny lagi.

"Begitu juga kalau kita lihat untuk kendaraan entry level, walaupun itu kendaraan penumpang tapi banyak digunakan di sektor lain," pungkasnya.