Sebentar Lagi Pensiun dari MotoGP 2022, Andrea Dovizioso Memuji Ducati

Fendi - Jumat, 12 Agustus 2022 | 14:20 WIB

Andrea Dovizioso kesulitan beradaptasi dengan motor Yamaha saat ini bersama tim WithU RNF Yamaha di MotoGP 2022 (Fendi - )


GridOto.com – Andrea Dovizioso yang secara mengejutkan telah mengumumkan rencana pensiun, setelah MotoGP San Marino 2022 pada September mendatang, mengaku bangga dengan kondisi Ducati saat ini.

Andrea Dovizioso pensiun dari MotoGP setelah berlaga di kelas primer ini selama 15 tahun termasuk musim MotoGP 2022.

Sebelum pensiun dari MotoGP 2022, selama di MotoGP Andrea Dovizio sudah mengendarai tiga merek motor.

Yaitu Honda bersama tim Scott Racing dan Repsol Honda, Yamaha saat di tim Monster Yamaha Tech3 dan saat ini di tim WithU Yamaha RNF, dan di tim Ducati sejak 2013 hingga 2020.

Selama delapan tahun bersama tim Ducati, Andrea Dovizioso belum pernah juara dunia.

Prestasi tertingginya, tiga kali menempati posisi runner-up klasemen akhir, yaitu pada 2017, 2018 dan 2019.

Andrea Dovizioso menjalani paruh musim pertama MotoGP 2022 bersama tim WithU Yamaha RNF dengan tidak mudah.

Ia merasa belum bisa mengonfigurasi Yamaha YZR-M1 tunggangannya agar lebih kompetitif.

“Ada saat-saat ketika saya mencoba banyak hal. Saya cukup rasional, saya tahu apa yang saya lakukan,” kata Andrea Dovizioso, dikutip GridOto.com dari motosan.es.

Baca Juga: Andrea Dovizioso Umumkan Pensiun Sebelum MotoGP 2022 Berakhir, Yamaha Tunjuk Cal Crutchlow Jadi Pengganti

“Saya rasa saya tahu mengapa saya tidak cepat, karena perpaduan antara karakteristik motor dan saya tidak sempurna,” imbuhnya.

Andrea Dovizioso punya peran mendasar pada Ducati dua musim lalu, di tahun terakhirnya bersama tim pabrikan Italia ini.

“Pekerjaan yang kami lakukan dalam delapan tahun sangat sulit, berat, tetapi sekarang semua orang cepat dan itu berarti bahwa apa yang telah kami lakukan di masa lalu sudah bagus,” jelas pembalap Italia ini.

Ia berkata seperti itu dengan melihat pertarungan Ducati musim ini yang sering meraih kemenangan.

Sementara ia mengaku kesulitan beradaptasi dengan Yamaha.

“Motornya telah berubah, para pesaingnya telah berubah dan apa yang saya temukan cukup unik. Anda hanya bisa kompetitif dengan cara balapan Quartararo," ujarnya menyebut nama pembalap tim Monster Energy Yamaha yang juara dunia MotoGP 2021 itu.