Dituduh Jiplak Mobil Red Bull, FIA Nyatakan Sidepod Aston Martin Legal di F1 Spanyol 2022

Rezki Alif - Jumat, 20 Mei 2022 | 23:59 WIB

Aston Martin tampil dengan sidepod baru di F1 Spanyol 2022 (Rezki Alif - )

GridOto.com - Desain sidepod baru mobil tim Aston Martin di F1 Spanyol 2022 benar-benar mirip dengan mobil tim Red Bull Racing.

Saking miripnya, sidepod Aston Martin AMR22 ini dicurigai sengaja menjiplak desain Red Bull RB18.

Tim Aston Martin pun sampai-sampai mendapat julukan Green Red Bull alias Red Bull Hijau gara-gara masalah sidepod ini.

Beberapa pihak menduga Aston Martin melakukan tindakan ilegal terkait dugaan penjiplakan ini.

Rumornya, ada potensi transfer hak kekayaan intelektual soal desain mobil Red Bull ke Aston Martin.

Twitter.com/f1writers
Perbandingan sidepod RB18 dengan sidepod baru AMR22 di F1 Spanyol 2022

Ada sedikit kecurigaan mengarah ke salah satu insinyur aerodinamika andalan Red Bull yakni Dan Fallows yang pindah bekerja dengan Aston Martin selama sebulan belakangan ini.

Kemiripan desain ini memaksa FIA melakukan investigasi ke tim yang dulunya bernama Racing Point ini, yang kebetulanjuga pernah mendapat masalah serupa di musim 2019 karena menjiplak mobil Mercedes.

Dari hasil investigasi sejauh ini, FIA menyatakan legalitas sidepod AMR22.

"Investigasinya, melibatkan pengecekan file CAD dan analisis detail dalam pengembangan yang dilakukan Aston Martin, memastikan tidak ada kecurangan yang dilakukan, dan FIA menyatakan upgrade aerodinamika Aston Martin sesuai aturan," tertulis dalam pengumuman resmi FIA.

Baca Juga: Hasil FP1 F1 Spanyol 2022 - Kalahkan Max Verstappen, Charles Leclerc Pimpin Dominasi Ferrari di Barcelona

Jawaban FIA ini jelas tidak memuaskan bos Red Bull Christian Horner.

"Meniru adalah bentuk pujian tertinggi. Hal yang luar biasa menyuruh timmu membuat tiruan mobil kami yang sangat mirip," sindir Horner.

Seperti kebanyakan orang, Horner pun menduga mantan staff-nya lah yang membocorkan rahasia RB18 ke Aston Martin.

Sayangnya Dan Fallows baru gabung selama sebulan belakangan, sementara dari data desain sidepod ini sudah jadi sejak sebelum Fallows gabung.

Horner pun menduga bahwa bocornya desain ini sudah dilakukan sejak sebelum musim dimulai, sebelum Fallows bergabung secara resmi ke Aston Martin.

Apalagi meski Fallows bergabung baru di bulan April, pengumumannya untuk pindah ke Aston Martin sudah diketahui sejak awal tahun 2022.

Belum lagi dugaan bocor dari staff lainnya yang pindah sebelum Fallows.

FIA pun diyakini tidak akan menghentikan investigasinya, dan memungkinkan adanya keputusan lain di kemudian hari.

"Tentu ada beberapa orang pindah saat musim dingin. Kau tak bisa mengontrol apa yang dibawa mereka di tangannya. Tentu kami khawatir soal hak kekayaan intelektual kami berpindah tangan," sambung Horner.

"Jadi kami bergantung kepada FIA untuk melakukan pekerjaannya, untuk riset, untuk mengecek, mereka punya semua akses. Dan kami sangat bergantung kepada mereka bahwa tidak ada hak kekayaan intelektual Red Bull di mobil itu," tegas sang bos.