Regulasi Berubah, Penjualan Nissan GT-R Di Negara Ini Harus Disetop

Rayhansyah Haikal Wishnumurti - Kamis, 16 September 2021 | 12:27 WIB

Nissan GT-R Premium Edition T-Spec dan GT-R Track Edition NISMO T-Spec hanya diproduksi 100 unit (Rayhansyah Haikal Wishnumurti - )

GridOto.com - Setelah meluncurkan GT-R T-Spec, Nissan telah mengkonfirmasi bahwa penjualan Nissan GT-R di Australia akan disetop.

Mengutip dari Drive dan Carscoops, Nissan tidak lagi menjual GT-R di Negeri Kanguru mulai 31 Oktober 2021.

Penyetopan penjualan ini merupakan efek perubahan regulasi tabrak samping yang akan berlaku pada 1 November 2021 untuk mobil sebelum November 2017.

"Mengingat adanya implementasi aturan tabrak samping yang unik untuk Australia (ADR 85), Nissan GT-R tidak akan diimpor lagi ke Australia setelah 31 Oktober," kata Nissan Australia.

Sebagai informasi, ADR 85 merupakan standar pengetesan tabrak samping baru yang menggunakan tiang sebagai objek tabrak.

Carscoops
Nissan GT-R T-Spec mendapat beberapa part bodi serat karbon

Baca Juga: Enggak Nyangka, Ini Warna Langka dan Legendaris di Nissan Skyline GT-R

Tujuan dari ADR 85 utamanya adalah mengurangi luka-luka serius atau fatalitas saat samping mobil menghantam pohon atau objek di jalan sempit.

Perubahan regulasi tabrak samping ini tidak hanya memakan korban Nissan GT-R saja, Mitsubishi Mirage dan Alpine A110 juga ikut disetop penjualannya.

Sementara mobil-mobil terkenal seperti Toyota Land Cruiser 70 harus diupdate agar memenuhi regulasi terbaru tersebut.

Demi menutup penjualan Nissan GT-R di Australia, Nissan Australia akan mendatangkan Nissan GT-R T-Spec dan Nismo dalam jumlah sekitar 50 unit saja.

GT-R edisi penutup ini rencananya hadir di Australia sebelum 31 Oktober 2021 dan tersertifikasi untuk jalanan sebelum 1 Juli 2022.