Data Nasabah Leasing Bocor, Aplikasi Mata Elang Rentan Disalahgunakan

Hendra - Senin, 2 Agustus 2021 | 13:00 WIB

Download aplikasi mudah semua data debitur nakal bisa didapat (Hendra - )

Nasabah yang terdapat di dalam aplikasi itu bukan hanya seminggu atau sebulan wanpretasi. 

"Mereka tidak ada kabarnya berbulan-bulan," kata Suwandi. 

Wisnu/GridOto.com
Debt collector dapat mengakses data penunggak utang dari aplikasi BestMatelR4.

Menurut Suwandi ada beberapa kemungkinan mengenai kebocoran nasabah ini. 

Pertama, data ini terbawa oleh pihak internal penagihan di perusahaan pembiayaan.

Kedua, data ini diterima oleh perusahaan pihak ketiga yang bekerjasama dalam penagihan debitur nakal. 

"Data-data ini terkumpul dalam jumlah besar dan bisa juga diperjualbelikan," sebutnya. 

Lantas, big data tadi dimanfaatkan oleh pihak yang memiliki kemampuan teknologi dengan membuat aplikasi Matel.

Dan aplikasi ini pun berbayar. 

"Dan ini bisa dimanfaatkan oleh siapapun bukan cuma pihak debt collect saja," jelasnya. 

Baca Juga: Bukan Asal Ambil, Ini 4 Syarat yang Harus Dimiliki Debt Collector Sebelum Bertugas

Dulu, saat aplikasi ini belum ada, pihak Mata elang memanfaatkan lembaran kertas atau data di dalam teleponnya untuk duduk di pinggir jalan.

Mereka melihat lalu lalang kendaraan berharap ada kendaraan yang bermasalah lalu ditarik.