Juara Dunia GP 500 cc Prihatin Lihat Performa Valentino Rossi, Sebut Lebih Baik The Doctor Pensiun dari MotoGP

Ruditya Yogi Wardana - Kamis, 1 April 2021 | 16:05 WIB

Juara dunia GP 500 cc, Marco Lucchinelli prihatin dengan performa Valentino Rossi yang perlahan menurun. (Ruditya Yogi Wardana - )

GridOto.com - Valentino Rossi memang mengawali MotoGP 2021 dengan hasil yang kurang memuaskan.

Pada balapan pertamanya dengan seragam Petronas Yamaha SRT di MotoGP Qatar 2021, Rossi hanya mampu finish di urutan ke-12.

Tertinggal jauh dari mantan rekan setimnya, Maverick Vinales yang justru berhasil naik podium satu.

Banyak fans merasa kecewa melihat hasil yang didapatkan The Doctor di MotoGP Qatar 2021.

Baca Juga: Ibunda Valentino Rossi dan Luca Marini Kecewa dengan Hasil di MotoGP Qatar 2021, Sebut Motor Mereka Kurang Sempurna

Bahkan juara dunia GP 500 cc, Marco Lucchinelli sampai merasa prihatin melihat Valentino Rossi yang semakin terpuruk.

Menurutnya, kemampuan Rossi di atas motor balap perlahan menurun seiring dengan umurnya yang semakin bertambah.

MotoGP.com
Marco Lucchinelli

"Valentino Rossi memang sosok yang fenomenal dan jenius ketika dirinya masih berjaya. Tapi sekarang dia mulai jatuh bangun, kalah dengan pembalap muda," ungkap Marco, dikutip GridOto.com dari Tuttomotoriweb.it.

Marco melanjutkan, The Doctor seharusnya memilih pensiun saja, mengingat umurnya yang sudah menginjak 42 tahun.

Baca Juga: Merosot Jauh Saat Balapan MotoGP Qatar 2021, Begini Pengakuan Valentino Rossi

Apalagi dia juga sudah mendapatkan gelar juara dunia sebanyak sembilan kali yang seharusnya cukup untuknya.

"Sudahlah, lebih baik Rossi memilih pensiun saja. Dia sudah puasa gelar selama 11 tahun, gelar terakhirnya ia dapatkan pada MotoGP 2009 silam. Dulu dia memang balapan untuk menang, sekarang dia balapan untuk finish," imbuh Marco Lucchinelli.

Ia menambahkan, sudah saatnya balapan MotoGP didominasi oleh para pembalap muda.

"Terlebih motor balap MotoGP sekarang tidak sulit untuk dikuasai oleh para pembalap muda," pungkas Marco.