Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Begini Tanggapan Komunitas Motor GTVS

Muslimin Trisyuliono - Kamis, 1 April 2021 | 09:13 WIB

Ilustrasi kemacetan mudik Lebaran (Muslimin Trisyuliono - )

GridOto.com - Pemerintah belum lama mengumumkan larangan mudik lebaran yang berlaku selama 12 hari, pada 6-17 Mei 2021.

Larangan tersebut berlaku untuk semua kalangan mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, karyawan BUMN dan swasta serta masyarakat.

Adapun penyebabnya pandemi Covid-19 yang masih belum mereda, sehingga dikhawatirkan meningkat kembali apabila mudik tetap diberlakukan.

Kebijakan tersebut turut mengundang tanggapan pro dan kontra dari berbagai pihak, termasuk dari komunitas otomotif di Tanah Air.

Baca Juga: Larangan Mudik Lebaran 2021 Bisa Bikin Pengusaha Bus Rugi, PO Haryanto: Mohon Dipertimbangkan Kembali

Gunawan Wijaya, Ketua Umum komunitas General Team Vespa Society (GTVS), mengatakan tidak setuju dengan kebijakan larangan mudik lebaran 2021.

Menurutnya kebijakan tersebut kurang efektif, lantaran masih banyak masyarakat yang mengabaikan aturan tersebut.

"Kalau kami sih tidak terlalu setuju ya, karena itu hak individu masing-masing dengan segala alasannya dilarang pun masih ada saja yang melanggar peraturan tesebut," ujar Gunawan kepada GridOto.com, Rabu (31/03/2021).

Ia membeberkan dengan keras larangan mudik lebaran membuat masyarakat semakin nekat, sehingga berdampak buruk dan membahayakan.  

Baca Juga: Ada Larangan Mudik, Apakah Pemasukan Bengkel Mobil Tetap Stabil?

"Mungkin mereka yang menggunakan sepeda motor akan ngumpet-ngumpet di jalan dari jagaan petugas berwenang. Justru ini semakin membahayakan pengendara itu sendiri, apa lagi mereka membawa boncengan," terang Gunawan.

Meski begitu, Gunawan juga memberikan imbauan kepada anggota komunitasnya supaya tidak mudik lebaran.

"Tinggal masing-masing individu yang harusnya bisa memahami dan mau melaksanakan imbaran tersebut," imbuhnya.

"Tapi namanya tradisi hari raya, pasti mereka ingin pulang kampung bersama," pungkasnya.