Pengguna Transportasi Umum Mulai Tergoda, Pangsa Pasar Motor di Indonesia Bisa Lebih Besar Lagi?

Muhammad Rizqi Pradana - Kamis, 16 Juli 2020 | 08:31 WIB

Perlintasan Kereta Api di Stasiun Karet Tanah Abang terlihat mengalami kerusakan hingga menyebabkan pengendara motor jatuh. (Muhammad Rizqi Pradana - )

GridOto.com - Salah satu kebijakan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah pembatasan operasional transportasi umum, seperti pembatasan kapasitas penumpang dan jam operasional.

Hal tersebut ternyata berpengaruh pada peningkatan permintaan sepeda motor dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

“Pembatasan tersebut membuat sebagian pengguna transportasi umum melihat motor sebagai salah satu alternatif utama,” ujar Antonius Widiantoro, selaku Public Relations Manager YIMM kepada GridOto.com melalui sambungan telepon, Senin (13/7/2020).

“Yang sudah punya motor memilih untuk naik motor, yang belum punya jadi tertarik karena mereka tidak perlu terikat dengan kerumunan orang seperti saat menggunakan angkutan umum,” imbuhnya.

Baca Juga: Dibatasi 70 Persen, Seberapa Aman Naik Transportasi Umum di Tengah Pandemi?

Ia menambahkan, perubahan tersebut juga ikut berkontribusi terhadap membaiknya angka penjualan Yamaha pasca penerapan PSBB Transisi.

Dengan adanya perubahan tersebut, apakah artinya pangsa pasar motor di Indonesia akan semakin besar?

Pria yang akrab disapa Anton itu mengatakan, masih terlalu cepat untuk membuat kesimpulan.

“Ini kan proses, tidak bisa dinilai hanya dalam kurun waktu sebulan atau dua bulan saja,” ucap Anton.

Baca Juga: Penjualan Yamaha Mulai Meningkat Pada PSBB Transisi, Sebut Konsumen Mulai Melirik Motor Lagi

Pasalnya, ada banyak hal yang malah menunjukkan bahwa permintaan motor baru masih belum setinggi pada saat masa sebelum pandemi.

Seperti turunnya penjualan di masa-masa yang sebelumnya selalu terjadi kenaikan permintaan seperti sebelum Idul Fitri atau saat dimulainya tahun ajaran baru.

“Bahkan kalau dibilang setelah ini akan recover ya tidak juga, karena banyak komponen yang harus dipertimbangkan,” pungkasnya.