PO Bus NPM Tak Beroperasi Selama Dua Bulan, Coba Bertahan Agar Sopir dan Karyawan Tak Di-PHK

Gayuh Satriyo Wibowo - Jumat, 5 Juni 2020 | 15:35 WIB

Bus PO NPM hanya terparkir di kantor selama pandemi Covid-19 (Gayuh Satriyo Wibowo - )

GridOto.com - Selama adanya pandemi Covid-19 Perusahaan Otobus (PO) Naikilah Perusahaan Minang (NPM) seperti tercekik keadaan.

Bagaimana tidak, untuk menghindari penyebaran virus Corona, mereka berhenti beroperasi dan berujung tak memiliki pemasukan.

Melansir Kompas.com, Direktur Utama PO NPM, Angga Vircanza mengaku terpaksa menghentikan operasional perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1937 itu hampir selama dua bulan.

"Dua bulan kita hentikan operasional karena Covid-19. Sumbar dan Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB). Otomatis kita tidak jalan," katanya dikutip dari Kompas.com, Jumat (5/6).

Baca Juga: Armada Dikandangkan Selama Pandemi Covid-19, PO Primajasa Rugi Rp 45 Miliar Tiap Bulan, Bagaimana Nasib 5000 Karyawannya?

Padahal musim mudik dan arus balik Lebaran bak musim panen bagi penyedia jasa layanan angkutan transportasi bus.

Namun untuk tahun ini harapan tersebut harus pupus begitu saja.

Terlebih pemerintah telah mencanangkan adanya larangan mudik pada hari raya Lebaran 2020.

Akibatnya, 70 unit bus yang dimiliki NPM terpaksa di parkir di kantor karena tidak ada penumpang.

Baca Juga: Terminal Cilacap Kosong Melompong. PO Bus Memilih Tidak Beroperasi, Angkutan Gelap Makin Marak