Arus Mudik dan Balik Lebaran 2020 Menurun Drastis di Tol Solo-Ngawi, Begini Kata Jasa Marga

Ruditya Yogi Wardana - Kamis, 28 Mei 2020 | 12:55 WIB

Kondisi lengang tanpa pengendara di saat arus balik Lebaran di Tol Solo-Ngawi di Ngemplak, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Rabu (27/5/2020). (Ruditya Yogi Wardana - )

GridOto.com - Dikarenakan adanya pandemi Covid-19, mempengaruhi jumlah kendaraan yang melintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2020, seperti di Jalan Tol Solo-Ngawi.

Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga Solo-Ngawi (JSN), Ari Wibowo menuturkan,  jumlah kendaraan yang melintas di Tol Solo-Ngawi selama arus mudik dan balik Lebaran 2020 turun sampai 84 persen.

"Terjadi penurunan, untuk tahun ini sekitar 4.500 kendaraan per hari," ujar Ari, Rabu (27/05/2020), dilansir dari Tribunsolo.com.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2020, Perbatasan Kota Solo Dijaga Polisi, Surat Enggak Lengkap Bakal Disuruh Balik Kanan

Angka tersebut terbilang sangat rendah jika dibandingan dengan tahun lalu yang mencapai 29.000 kendaraan per hari.

Ari menjelaskan, penururan traffic terjadi sejak diberlakukan penyekatan di tiap jalan tol, termasuk ruas Solo-Ngawi yang menghubungkan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Adanya penyekatan tersebut membuat pengguna jalan tol menurun, terlebih saat arus mudik dan balik Lebaran 2020.

Baca Juga: Ini Musim Pandemi Bukan Musim Piknik! Polisi Paksa Putar Balik Ratusan Mobil Wisatawan di Perbatasan Kabupaten Karo

"Bahkan Lebaran ini (tahun 2020) bisa dikatakan paling rendah," ungkap Ari.

Menurut Ari, operasi penyekatan tersebut tak memandang momentum, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

"Memang sebelum Lebaran masyarakat ada keinginan untuk mudik, tapi mereka terhalang penyekatan yang terus dilakukan selama 24 jam," ucap Ari.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Potret Tol Solo-Ngawi Tak Ada Arus Mudik Lebaran : Dulu 29.000 Mobil Lewat, Kini Cuma 4.500 Per Hari