Pengguna My Suzuki Selama Wabah Covid-19 Naik, Banyak Konsumen Pesan Part Pakai Aplikasi

Harry - Rabu, 22 April 2020 | 11:56 WIB

Suasana bengkelr esmi mobil Suzuki (Harry - )

GridOto.com-Mewabahnya virus covid-19 turut mengganggu berbagai sektor industri di Indonesia, termasuk industri otomotif.

Namun konsumen yang membutuhkan suku cadang untuk mobil dan motornya, banyak beralih menggunakan platform digital.

Salah satunya adalah lewat aplikasi My Suzuki, untuk pengguna mobil dan motor Suzuki. Bahkan bulan Maret 2020 lalu, pengguna aplikasi ini naik sampai 23% loh.

(Baca Juga: Tampil Lebih Modern, Suzuki New Ignis Jadi Idaman Kaum Millenial)

Dari rilis resminya disebutkan (21/4/2020), pengguna My Suzuki mencapai 30.000 orang saat ini. Untuk harga part yang dijual tak ada beda dengan harga di bengkel resmi Suzuki.

"Saat ini Jabodetabek jadi wilayah penyumbang penjualan suku cadang sampai 34%. Disusul Jawa Tengah 15% dan Jawa Barat 12%," kata Christiana Yuwantie, Sparepart Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor.

Fariz/Otomotifnet.com
Servis Suzuki Satria F150


Aplikasi My Suzuki tersedia untuk platform Android dan iPhone. Selain via aplikasi tersebut, konsumen bisa juga hubungi Halo Suzuki di 0800-1100-800 untuk membeli suku cadang yang dibutuhkan.

Nantinya suku cadang yang dibeli baik lewat aplikasi atau Halo Suzuki, akan dikirimkan lewat ekspedisi menuju lokasi konsumen.

Suzuki juga tetap menjamin ketersediaan suku cadang untuk mobil dan motor, dan enggak terpengaruh wabah covid-19.

(Baca Juga: Intip Gagahnya Suzuki GSX-R125 Livery Ecstar MotoGP 2020 di Jepang)

"Untuk saat ini part fast moving seperti filter oli, bulb dan kampas kopling paling banyak dicari konsumen," sambung Chistiana.

Kemudahan ini banyak dimanfaatkan konsumen, karena peningkatan pengguna aplikasi My Suzuki naik 23% selama bulan Maret 2020 kemarin, dengan lebih dari 30 ribu pengguna.

Terkait harga, banderol yang tecantum pada aplikasi My Suzuki sama dengan yang dijual di bengkel-bengkel resmi, baik untuk mobil atau motor.