Efek Malas Bersihkan Kotoran di Throttle Body Mobil, Aduh Ngeri Banget

Ryan Fasha - Minggu, 29 Desember 2019 | 22:00 WIB

Cukup semprotkan cairan cleaner ke throttle body (TB) (Ryan Fasha - )

GridOto.com - Idealnya, membersihkan throttle body (TB) dilakukan setiap 10.000 kilometer sekali atau 6 bulan pemakaian mobil.

Akan tetapi masih banyak pemilik mobil yang mengacuhkan untuk membersihkan throttle body.

Bila throttle body terlalu kotor dan malas dibersihkan berkala, akan ada akibat yang cukup serius.

Ini disampaikan oleh Didi Ahadi, Technical Service Pat Toyota-Astra Motor yang mengungkapkan bahwa kotoran di TB yang enggak dibersihkan akan menyebabkan masalah di mobil.

"Kalau efek paling ringan qdalah tarikan mobil menjadi kurang responsif karena kotoran di throttle body yang mengganggu aliran udara yang masuk ke silinder," buka Didi.

Ryan/GridOto.com
permukaan kepala piston ditumpuki kerak karbon

(Baca Juga: Bersihkan Throttle Body Sebelum Turing, Bagian Ini Jangan Disemprot!)

"Selain itu, throttle body yang enggak pernah dibersihkan juga akan mengganggu kinerja sensor TPS (Throttle Position Sensor) dan sensor lainnya," tambahnya.

Kotoran yang menempel di throttle body dan dibiarkan menumpuk bahkan bisa merusak bagian jeroan mesin.

Kotoran yang menempel bisa terisap ke mesin dan membuat bagian silinder menjadi cepat kotor bahkan menimbulkan kerak karbon.