Blak-blakan Michael Sofyan: Kendaraan Listrik Harus Cepat Berjalan, Kalau Enggak Indonesia Bisa Ketinggalan!

Harun Rasyid - Senin, 23 Desember 2019 | 21:30 WIB

Michael Sofyan dengan motor listrik SOIB EV-SS (Harun Rasyid - )

Michael menambahkan, kendaraan listrik harus bisa berjalan secepatnya, agar Indonesia tidak tertinggal dengan negara lain

"Mau gak mau harus berjalan, karena seluruh dunia sudah bergerak mulai dari Amerika, China, Jepang itu industri otomorif sampai rumah tangga sudah mengarah ke sana semua. Jadi kalau gak cepat negara ini bisa tertinggal," terang Michael.

SOIB EV-SS yang saat ini sumber tenaganya masih memakai aki kering, nantinya akan diganti dengan baterai lithium yang punya banyak kelebihan.

Indra GT
Ilustrasi baterai lithium-ion milik Honda PCX Hybrid


"Saat ini memang masih pakai aki kering karena di lokal belum ada yang produksi baterai lithium. Kalau EV-SS sudah pakai lithium bobot motor bisa lebih ringan, lebih cepat ngecasnya, jarak tempuh bisa lebih jauh, kapasitas juga naik dua kali lipat dibanding aki kering," bebernya.

(Baca Juga: Blak-Blakan Isao Sekiguchi : Standar Sama Antar Merek Memudahkan Pengembangan Infrastruktur)

"Untuk fasilitas pengecasan juga simpel masyarakat tinggal cas di SPLU atau di rumah bisa banget. Sama kaya handphone lah EV-SS karena masih pakai aki ngecasnya bisa 4 sampai 6 jam yang bisa jalan sejauh 40 kilometer," tambah Michael.

Masalah peralihan kendaraan konvensional ke listrik di Indonesia hanya masalah waktu saja.

"Kita ini balik lagi kaya masa dulu pas kendaraan konvensional baru muncul di Indonesia, lama-lama kan terus berkembang jadi masalah waktu aja,"

"Untuk masalah industri walau produsen lokal sudah banyak bikin motor listrik nampaknya produsen Jepang gak akan tinggal diam. Contohnya mobil mereka udah lama keluarin hybrid gak mungkin mereka ngelepas pasar tapi brand lokal tetap harus ada dan berdiri di negaranya," tutup pria yang akrab disapa Gin Gin.

(Baca Juga: Blak-Blakan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya : Hukuman Pelanggar Odol Makin Serius)