Endapan Karbon di Ruang Bakar Mesin Bisa Bikin Gagal Uji Emisi?

Radityo Herdianto - Senin, 26 Agustus 2019 | 12:00 WIB

Kotoran Ruang Bakar Mesin yang Terangkat dari Carbon Cleaner (Radityo Herdianto - )

GridOto.com - Tidak ada salahnya Anda coba untuk melakukan uji emisi gas buang mobil untuk melihat seberapa besar emisi yang dikeluarkan dari mesin.

Pemerintah berencana untuk mewajibkan lulus uji emisi sebagai salah satu syarat untuk melakukan perpanjangan STNK mobil.

Salah satu faktor yang dapat menggagalkan lulus uji emisi mobil adalah tingkat endapan karbon yang terdapat di ruang bakar.

"Karbon ini biasanya karena penggunaan bahan bakar kualitas jelek dan tidak sesuai dengan spesifikasi kompresi mesin," jelas Rendi Cristian Darmawan, kepala mekanik bengkel Nawilis Radio Dalam kepada GridOto.com.

Bahan bakar kualitas jelek mengandung partikel atau residu dimana pada saat proses pembakaran partikel tersebut malah mengendap.

ryan/gridoto.com
Knalpot bocor bisa pengaruh ke uji emisi

(Baca Juga: Mengapa Catalytic Converter Punya Pengaruh Besar ke Hasil Uji Emisi?)

Selain itu bahan bakar yang tidak sesuai dengan kompresi mesin menyebabkan timing pembakaran tidak tepat sehingga bahan bakar tidak terbakar sempurna dan menjadi kerak.

"Endapan inilah yang lama-kelamaan menjadi kotoran karbon yang mengurangi kualitas emisi yang dikeluarkan dari knalpot," jelas Rendi.

Bila saat uji emisi ruang bakar mesin mengandung endapan karbon yang tinggi, asap dari knalpot cenderung lebih kotor dan meningkatkan nilai hidrokarbon (HC).

"Ambang batas HC 200, bisa-bisa ruang mesin yang kotor melewati batas tersebut dan sering ditemui di mobil-mobil berumur," tutup Rendi.