Kejar-kejaran Pikap dan Honda Scoopy, Berakhir Tabrak Tembok Rumah Hingga Jebol

Ditta Aditya Pratama - Jumat, 7 Desember 2018 | 21:38 WIB

Polisi memeriksa tembok rumah yang roboh setelah ditabrak pikap (Ditta Aditya Pratama - )

"Saya pikir kucing kan biasa lari-lari di genteng. Rupanya ada suara minta tolong dari mobil. Rupanya tabrakan," kata Zaini.

(BACA JUGA: Otoseken: Ini Jurus Jitu Deteksi Mobkas Yang Pernah Tabrakan)

Menurutnya, pengendara Scoopy langsung meninggal di tempat.

"Kalau dilihat dari posisi mobil, kemungkinan arahnya dari timur mau ke barat. Ini kan ada tiang yang ketabrak, baru nyerempet rumah" jelasnya.

Polsek Sayegan masih belum mau membeberkan motif kecelakaan lalu lintas ini.

Kasi Humas Polsek Sayegan, Paijan, hanya memberi keterangan normatif.

"Kami hanya menjelaskan kronologi, untuk yang lain itu nanti ada penyelidikan sendiri dari Polres Sleman. Untuk sementara, dari laporan yang kami terima bisa dijelaskan," kata Paijan.

(BACA JUGA: Video Kejar-kejaran Angkot dengan Petugas Dishub, Angkot Berasa Motor Meliuk-liuk)

Dia menuturkannya dari keterangan sopir pikap Nur Irawan.

Nur Irawan merupakan warga Margomulyo Seyegan, sehari-hari bekerja sebagai pedagang ayam.

Pada subuh dini hari itu, Nur Irawan hendak berangkat ke Desa Ketingan, Mlati dengan istrinya.

Di tengah perjalanan, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Mlati, pikap Nur Irawan papasan dengan pengendara Scoopy yang berboncengan sekitar pukul 02.15 WIB.

"Nah, di situ kaca mobilnya dipukul stik. Kemudian karena dipukul, otomatis dia balik mengejar. Pas di perempatan Sayegan, informasinya yang naik Scoopy ngancam, bilang 'tak pateni koe'," jelas Paijan.

(BACA JUGA: Alamak, Takut Dikejar Debt Collector, Pria Ini Nekat Buang Motornya ke Kali)

Tak terima ditantang, Nur Irawan akhirnya mengejar Scoopy hingga sampai ke depan Puskesmas Sayegan, hingga terjadi laka lantas.

"Nah itu yang belum tahu (ditabrak atau tidak). Karena dari keterangan sopir, dia sudah bingung kesadarannya sudah berkurang karena menabrak warung. Masih kami selidiki lebih lanjut. Kondisi pas kejadian juga sepi tidak ada saksi," imbuhnya.

Akibat laka lantas tersebut, pengendara Scoopy yang berboncengan tewas di tempat.

Adapun Nur dan istri dirawat lebih lanjut di RS At-Turots Al-Islamy, Sleman.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Tak Terima Kaca Mobil Dipukul, Sopir Pikap Kejar Scoopy Hingga Terjadi Kecelakaan Maut di Seyegan

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Buat yang ngerti-ngerti aja... Baca berita otomotif lainnya di GridOto.com (klik link di bio) #f1 #formula1 #wrc #rally #gridoto #otomotif #otomania #motorplus #jip #otomotifweekly #gridnetwork

Sebuah kiriman dibagikan oleh GridOto (@gridoto) pada