Sambil Sunmori, Banditos Indonesia Resmi Berdiri

Anton Hari Wirawan - Selasa, 20 November 2018 | 10:45 WIB

Deklarasi Banditos Indonesia (Anton Hari Wirawan - )

 

GridOto.com - Brum, Brum, suara dari knalpot pembesut motor Suzuki Bandit empat silinder terdengar garang di parkiran Senayan City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (18/11/2018) lalu.

Deru suara knalpot merdu itu, tak ayal menggugah orang untuk menengok aksi dari para pengendara yang bernaung dalam klub bernama Banditos Indonesia itu.

Ketua Banditos Indonesia Yanuar Arie menuturkan, ada 30 pengendara yang berkumpul dalam event deklarasi berdirinya klub yang dibalut dalam event sunday morning ride (sunmori)

"Rute Sunmori dimulai dari Senayan City, lanjut melintasi FX Sudirman untuk menuju SCBD Sudirman. Sumori diakhiri di TengGo! , Jakarta Selatan,” ujar Yanuar Arie.

(BACA JUGA: Ramaikan Pembukaan Greentech Plaza, Komunitas Kawasaki Inginkan Hal Ini)

Pria kelahiran Jakarta itu menyebutkan, sunmori menjadi agenda langka bagi para anggota Banditos.

Sebab, menurutnya, sangat sulit untuk mengumpulkan para anggota Banditos karena sibuk dengan agenda masing-masing.

Para anggota Banditos memiliki background yang berbeda-beda. Mulai pekerja profesional hingga mahasiswa.

Nah, dia menilai bahwa Sumori yang digelar kemarin adalah momen langka dan tidak disangka anggota yang datang pada kopdar itu cukup banyak.

(BACA JUGA: Pria ini Rela Motoran Ribuan Kilometer Demi Honda Bikers Day)

”Kadang kalau lagi riding keliling Jakarta, itu biasanya, ya, lima orang. Nggak sampai 30 begini,” terangnya, lantas tertawa.

Peserta sunmori Banditos Indonesia bahkan ada yang datang dari Bekasi, Cianjur, Bogor hingga Bogor Bandung, Jawa Barat.

Pria berusia 42 tahun mengatakan, ketika kumpul bareng, topik yang sering dibahas yakni spare part.

Istimewa
Para member Banditos mulai kesulitan soal ketersediaan spare part

Arie menilai, spare part untuk motor bandit sulit didapat di Indonesia.

(BACA JUGA: Selamat! Dua Chapter Toyota Agya Club Punya Ketua Baru)

Beberapa sparepart, biasanya, didapatkan negara jiran, Singapura, maklum motor dengan seri GSF itu tergolong moge lawas yang dilansir pada era 1990-an.

Eric Santosa anggota asal Cileungsi Bogor mengungkapkan, para pemilik motor Suzuki Bandit harus berhati-hati melakukan perawatan di bengkel.

"Tidak semua bengkel bisa lihai menangani Bandit. Terutama perhatikan karburator motor,” tuturnya.

"Salah pemasangan atau pemilihan karburator, konsekuensinya bisa fatal untuk motor. Sayang banget kan. Kami biasanya sharing di grup WhatsApp terkait perbaikan-perbaikan,” tutup Eric.

Gaspoll dan makin solid ya Banditos Indonesia.