Pertamax Turbo Sudah Ada di 791 SPBU

M. Adam Samudra - Selasa, 10 Juli 2018 | 06:30 WIB

Pertamax Turbo menjaga performa mesin di kondisi ekstrem (M. Adam Samudra - )

GridOto.com- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memastikan sudah ada sebanyak 791 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) jual Pertamax Turbo.

Hal ini bertujuan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas bahan bakar (BBM) di Indonesia.

"Dari hasil evaluasi kami, sudah ada sebanyak 791 SPBU yang menjual Pertamax Turbo, kecuali Kalimantan dan Papua belum ada," kata M.R Karliansyah, Direktur Jenderal Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK kepada GridOto.com di Jakarta, Senin (9/7/2018)

Menurutnya, ketentuan terakhir yang KLHK keluarkan adalah PERMENLHK No. 20 Tahun 2017 Terkait dgn bahan bakar standart EURO 4 (kandungan Sulfur semua jenis BBM maksimum 50 ppm).

(BACA JUGA: Jika Cristiano Ronaldo Merapat ke Juventus, Karyawan Fiat Bisa Sakit Hati Dibuatnya)

Untuk itu, KLHK mendorong Pemerintah Daerah untuk terus meningkatkan Transportasi massal, taman/ hutan kota, Car free day dan ecodriving.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang kualitas udara mendekati ajang Asian Games 2018 dan pertemuan IMF di Bali.

Dalam surat itu Siti menyampaikan spesifikasi kualitas udara yang baik dalam bahan bakar Euro IV menjadi jaminan kesehatan para atlet.

Ada tiga poin yang disoroti Siti dan disampaikan ke Jokowi.

(BACA JUGA: Kampung Halaman Valentino Rossi Berduka, Ritual Rossi Akan Hilang?)

Pertama mengenai keadaan kualitas udara saat ini. 

Kedua, ia juga menyampaikan, satu sumber pencemaran udara perkotaan adalah transportasi, khususnya kendaraan bermotor berbahan bakar fosil (bensin dan solar).

Ketiga, dalam rangka penyelenggaraan Asian Games pada Agustus 2018 dan pertemuan IMF di Bali pada Oktober 2018, Siti juga mengatakan permasalahan kualitas udara ini telah dibahas bersama antara KLHK, Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN serta PT Pertamina.