V-Belt Putus? Sama Kayak Pacaran, Dijamin Sakit Rasanya Sob!

Ditta Aditya Pratama - Rabu, 14 Februari 2018 | 21:36 WIB

V-belt harus diperiksa dengan teliti (Ditta Aditya Pratama - )

GridOto.com - Pernah mendengar suara motor matic yang menimbulkan suara aneh dari bagian box CVT-nya?

Itu bisa jadi salah satu pertanda V-Belt mau putus.

Van belt atau yang sering disingkat V-belt adalah komponen penting dalam sistem transmisi otomatis.

Seiring pemakaian, V-belt perlu diganti biasanya di rentang jarak 25.000 km.

Namun daripada menunggu sampai menempuh jarak segitu, V-belt dan roller sebaiknya diperiksa lebih awal.

(BACA JUGA: Jangan Tunggu Sampai Getas dan Peang, V-Belt dan Roller Skutik Wajib Dicek Setiap KM Segini)

Hal itu dikarena cara pakai motor setiap orang berbeda, sehingga perlu perlu dicek lebih cepat.

Jika komponen v-belt putus, celakanya bisa merusak part lain di bagian CVT (Continously Variable Transmission).

"Kerusakan pasti merembet ke part CVT lainnya, biasanya karena v-belt tidak terputus sempurna, jadi melilit di as pulley dan otomatis pulleynya ikut rusak," kata Eko Haryanto, Service Advisor Prima Motor AHASS kepada GridOto.com.

Biasanya, tingkat keausan V-belt bisa dilihat dari dari retakan-retakan yang muncul pada sabuk.