Ban Benjol, Segede Bakpao Atau Kelereng, Pemilik Mobil Harus Introspeksi

Iday - Selasa, 13 Februari 2018 | 21:10 WIB

Ban benjol (Iday - )

Melainkan karena kelalaian pemilik yang paling dominan. 

Sebab tidak menjaga tekanan angin pada ban mobilnya dengan baik.

Pasalnya ban dalam kondisi kempis bila terkena benturan ekstrem bisa mengakibatkan munculnya gelombang pada permukaan ban.

Gelombang ini umumnya muncul pada sidewall atau dinding ban, karena benturan tadi dapat merusak konstruksi di side wall.

Sidewall adalah bagian yang bekerja paling keras menahan beban mobil. Kerja sidewall makin tersiksa ketika terjadi benturan ekstreem?

So, pengecekan tekanan angin harus dilakukan minimal sebulan sekali.

Karena normalnya tiap satu bulan, tekanan angin akan berkurang hingga 1 psi.

Bayangkan, enam bulan enggak di cek, sudah berkurang hingga 6 psi.

Padahal ban kempes hingga 6 psi bisa meningkatkan keausan ban sampai 25%.

Apalagi kondisi jalan di Indonesia yang kita sama-sama tahu, bukan hanya bergelombang tapi lobang ada di mana-mana.

Menjaga tekanan angin dan berkendara dengan lebih berhati-hati dengan menghindari benturan perlu dilakukan agar ban dan komponen kaki-kaki lainnya seperti pelek hingga tie road tetap awet.

Makanya jangan lupa cek tekanan angin ya Sob!

 

Alguien tiene un sostén ? ????

A post shared by Rusticos Guaparo (@rusticosguaparo4x4) on