“Kemudian kami sudah menangkap yang diduga pelaku yang melakukan penganiayaan,” kata Nurma.
Saat ini, Fredik masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga akan melakukan tes urine untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh zat tertentu terhadap pelaku saat kejadian.
Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan pemukulan terhadap seorang pengendara motor di Jalan Raya Jagakarsa viral di media sosial.
Video tersebut diunggah korban melalui akun Instagram @ahmadabdulazis21.
Dalam unggahannya, korban mengaku menjadi sasaran penganiayaan oleh seorang pria yang tidak dikenalnya saat melintas di lokasi kejadian.
"Saya telah menerima penganiayaan terhadap seseorang yang tidak saya kenal di jalan, tepatnya di Jalan Raya Jagakarsa," demikian keterangan dalam video yang diunggah korban.
Baca Juga: Tampol Pemotor Tanpa Sebab, Bang Jago Pengendara Kawasaki Ninja 150 RR Dikerubuti Polisi
Korban menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika arus lalu lintas sedang macet.
Menurutnya, pelaku yang mengendarai motor berwarna hijau sempat menabrakkan kendaraannya dari belakang sebelum menghampiri dan berbicara dengan nada yang tidak jelas.
Saat korban menegur pelaku, pria tersebut diduga langsung menamparnya sebanyak tiga kali.
Korban kemudian menjauh untuk mengambil telepon genggam yang berada di dasbor sepeda motornya dan merekam kejadian tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar, pelaku terdengar menantang korban sambil meminta membuka helm dan penutup wajah.
"Lu buka helm lu. Lu enggak kenal sama gua? Ayo minggir dulu sama gua," ujar pelaku.
Korban mengaku memilih menghindari pelaku karena hendak berangkat bekerja.
Ia kemudian berusaha mencari kantor polisi terdekat untuk meminta bantuan.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR