GridOto.com - FRS (37) bang jago Jagakarsa, Jakarta Selatan pengendara Kawasaki Ninja 150 RR yang tampol pemotor lain tanpa sebab bakal dites urine.
Lantaran Ia masih bisa senyam-senyum saat ditangkap dan diborgol Polisi.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi mengatakan, tes urine dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya pengaruh zat tertentu pada diri FRS.
Pemeriksaan itu dilakukan setelah pelaku tampak tersenyum tanpa menunjukkan rasa bersalah saat ditangkap polisi.
"Iya kami mau cek urinnya lah. Makanya kemarin dia senyum-senyum tuh kan takutnya ada indikasi itu ya. Tapi tetap kami cek urine,” kata Nurma saat dihubungi melalui panggilan telepon, (6/7/26) menukil Kompas.com.
Di sisi lain, Nurma menyampaikan pihaknya telah menerima laporan dari korban pemukulan FRS.
"Sudah. Korbannya sudah lapor, dia juga sudah visum," terang Nurma.
Adapun saat ini FRS ditahan di Mapolres Jagakarsa dan tengah dimintai keterangan lebih lanjut.
Ia ditangkap di kediamannya di wilayah Jagakarsa, (5/7/26).
"Pelaku ditangkap di rumahnya dan akan diproses pidana," ujar Nurma saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, (5/7/26) melansir Kompas.com.
Baca Juga: Tampol Pemotor Tanpa Sebab, Bang Jago Pengendara Kawasaki Ninja 150 RR Dikerubuti Polisi
Nurma mengatakan, penyidik masih mencari tahu motif FH melakukan pemukulan yang video kejadiannya viral di media sosial.
"Motifnya masih dalam pemeriksaan. Akan dikenakan pasal sesuai hasil visum nanti," tandas Nurma.
Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang pengendara motor di Jalan Raya Jagakarsa viral di media sosial.
Video tersebut diunggah korban melalui akun Instagram @ahmadabdulazis21.
Dalam unggahannya, korban mengaku menjadi sasaran penganiayaan oleh seorang pria pengendara Kawasaki Ninja 150 RR yang tidak dikenalnya saat melintas di Jalan Raya Jagakarsa, (4/7/26).
"Saya telah menerima penganiayaan terhadap seseorang yang tidak saya kenal di jalan, tepatnya di Jalan Raya Jagakarsa," tulis korban.
Korban menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika arus lalu lintas sedang macet.
Menurut dia, pelaku yang mengendarai Ninja 150 RR berwarna hijau sempat menabrak motornya dari belakang sebelum menghampiri dan berbicara dengan nada yang tidak jelas.
Saat korban menegur pelaku, pria tersebut diduga langsung menamparnya sebanyak tiga kali.
Korban kemudian menjauh untuk mengambil telepon genggam yang berada di dasbor sepeda motornya dan merekam kejadian tersebut.
Baca Juga: Polisi Tampar Badut Gegara Senggolan Saat Bawa Motor, Berakhir Damai Dengan Rp 150 Ribu
Dalam rekaman video yang beredar, pelaku terdengar menantang korban sambil meminta membuka helm dan penutup wajah.
"Lu buka helm lu. Lu enggak kenal sama gua? Ayo minggir dulu sama gua," ujar pelaku.
Korban mengaku memilih menghindari pelaku karena hendak berangkat bekerja.
Ia kemudian berusaha mencari kantor polisi terdekat untuk meminta bantuan.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR