"Kalau point of reference-nya mereka mau sirkulasi angin yang banyak, helm ini (TR-One Series) menang jauh. There is no doubt," ujar Johannes beberapa hari lalu.
Ia menjelaskan, sistem ventilasi yang dibawa TR-One membuat helm terasa lebih nyaman, terutama bagi pengendara yang bernapas lebih berat saat berkendara atau sering melakukan perjalanan jauh.
"Lalu kalau dari perspektif orang yang napasnya menggebu-gebu, tentu helm ini lebih nyaman untuk dipakai," lanjutnya.
Tak hanya itu, Johannes juga menilai TR-One menawarkan karakter desain yang berbeda dibandingkan Mark 1.
"Kalau dari segi desain, kalau kita ngomong segi vision dari depan, mungkin helm ini juga menang karena bentuknya unik," katanya.
Meski begitu, Johannes menegaskan NHK tidak memosisikan TR-One sebagai pengganti Mark 1.
Menurutnya, kedua helm tersebut memiliki keunggulan masing-masing sehingga konsumen tinggal menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan preferensi berkendara.
"Intinya, ini adalah produk yang beda dari Mark 1. Masing-masing ada kelebihannya, jadi tinggal disesuaikan aja sama kebutuhan masing-masing," tutup Johannes.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR