Gridoto.com - Remap ECU kini menjadi salah satu alternatif untuk tingkatkan performa mesin motor injeksi tanpa harus memodifikasi komponen mesin.
Saat ini juga sudah semakin banyak bengkel yang menerima jasa remap ECU bawaan motor.
Namun, kebanyakan bengkel hanya menerima remap ECU bawaan untuk motor Honda.
Untuk motor lain seperti Yamaha masih jarang bengkel yang menerima, apa alasannya?
Kevin Cristopher dari bengkel Vins Product yang buka jasa remap ECU untuk berbagai jenis ECU bawaan motor termasuk Yamaha kasih penjelasan.
Baca Juga: Jadi Pelajaran, ECU Honda Vario Jebol Gara-gara Pasang Part Ini
"Sampai sekarang masih banyak bengkel yang tidak menerima remap ECU Yamaha, karena memang proses pengerjaannya lebih sulit dan berisiko," ucap Kevin saat ditemui Gridoto.
Sebagai gambaran, untuk bisa masuk ke dalam sistem di ECU motor Honda untuk proses remap, mekanik cukup mencolok modul bluetooth ke soket DLC di motor Honda.
Dengan begitu ECU bisa terkonek dengan aplikasi di laptop atau PC, dan bisa diatur ulang berbagai perameter di dalamnya.
Mekanik bisa mengubah timing pengapian atapun debit bahan bakar yang disemprotkan.
"Begitu juga motor Kawasaki, bisa lewat pin yang ada di soket. Jadi lebih gampang proses pengerjaannya," yakin Kevin.
Baca Juga: Remap Motor Listrik Lagi Naik Daun, Kecepatan Bisa Tembus 100 Km/Jam
Sedangkan untuk motor Yamaha, prosesnya tidak bisa segampang itu, makanya benyak bengkel yang tidak menerima jasa remap ECU bawaan Yamaha.
Untuk bisa menghubungkan ECU dengan software di laptop atau komputer, di motor Yamaha mekanik harus melubangi cover ECU untuk bisa mengakses program yang ada di dalam ECU.
Setelah cover ECU dilubangi, ada alat khusus seperti jarum yang harus dicolok ke PCB di ECU agar bisa mengakses program yang ada di dalamnya.
"Colok jarumnya harus pas, kalau tidak ECU bisa bermasalah. Selain itu, jarum yang dipakai juga berbeda-beda untuk tiap jenis motor Yamaha," tuturnya.
Baca Juga: Bengkel Motor Baru di Pamulang Ini Bisa Dyno dan Remap ECU
Karena prosesnya yang rumit dan berisiko itu, jadi sampai saat ini masih sedikit bengkel yang menerima jasa remap ECU motor Yamaha.
Pasalnya, jika salah menusukan jarum maka ECU berisiko korslet dan rusak.
Belum lagi ada risiko lubang yang tercipta saat proses membuat ECU lebih rawan kemasukan air.
Karena resiko itu jadi masih cukup jarang bengkel yang menerima remap ECU bawaan motor Yamaha.
Sekalipun ada yang bisa, umumnya biaya jasa remap ECU motor Yamaha dibanderol lebih mahal, sebab prosesnya memang lebih rumit dan berisiko.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR