GridOto.com- VinFast memastikan program battery subscription tetap dapat dinikmati meski kendaraan telah berpindah ke pemilik kedua maupun pemilik berikutnya.
Program tersebut diklaim tidak melekat pada pemilik pertama, melainkan mengikuti kendaraan selama status berlangganan baterai masih aktif.
Menurut Rinaldi Ramdani, Head of Training Department VinFast Indonesia, seluruh pelanggan akan memperoleh layanan yang sama tanpa membedakan urutan kepemilikan kendaraan.
"Battery subscription memastikan setiap pelanggan, baik pemilik pertama maupun kedua, mendapatkan layanan yang sama seperti saat membeli mobil baru," ujar Rinaldi.
Baca Juga: Vinfast VF MPV 7 Rakitan Subang Diluncurkan, Harganya Segini
Ia menjelaskan, pemilik kedua hanya perlu melanjutkan program battery subscription agar tetap memperoleh manfaat yang sama.
"Misalnya kendaraan dijual ke pemilik kedua dan program battery subscription diteruskan, maka layanan yang diterima akan sama seperti pemilik pertama," katanya.
Hal tersebut juga berlaku apabila kendaraan kembali berpindah tangan ke pemilik ketiga maupun seterusnya.
"Mau pemilik kedua atau ketiga, selama mengikuti program battery subscription, pelayanan kami akan tetap sama," jelas Rinaldi.
Sebelumnya, VinFast juga menyebut baterai akan direkomendasikan untuk diganti ketika tingkat kesehatannya atau battery health telah mencapai 70 persen.
Baca Juga: Perdana Mencoba Mobil Listrik VinFast VF MPV 7 Keliling Jakarta
Perusahaan juga mengklaim baterai pengganti yang diberikan memiliki kondisi battery health di atas 95 persen.
Selain itu, selama pelanggan masih mengikuti program battery subscription, VinFast menyebut tidak membatasi jumlah penggantian baterai sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui skema tersebut, VinFast berharap pengguna, termasuk pembeli mobil bekas, tetap mendapatkan ketenangan terhadap kondisi baterai kendaraan listriknya.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR