2. Sekaan Wiper Tidak Maksimal
Bahkan kehadiran jamur di kaca mobil juga bisa menyebabkan sekaan air dari wiper mobil tidak bisa maksimal.
Ya, jamur di kaca mobil sebenarnya membentuk permukaan yang tidak rata dalam sekala mikron.
"Bercak ini membentuk seperti mangkuk yang bisa menampung air," bilang Opik.
"Ketika wiper menyeka, akan tetap ada jejak air yang tertinggal di area bercak jamur," imbuhnya.
"Sebaik apapun karet wiper kalau bercak jamurnya parah, tetap menyisakan jejak air yang menghalangi pandangan," tegasnya.
3. Tampilan Mobil Kusam
Nah, bagi pecinta estetika jamur di kaca mobil cukup mengganggu tampilan mobil terutama eksterior.
"Jamur itu kan biota hidup, dia bisa terus tumbuh selama ada faktor penumbuhnya," sebut Andy, Pemilik Bengkel Mobil 77.
Kalau dibiarkan bercak jamur ini bisa meluas dan menyebabkan kaca butek atau kusam.
"Apalagi bagian mobil itu 60 persen lebih kaca, tentu cukup terlihat kalau sudah kusam," ujar Andy.
Itulah dia tiga efek domino membiarkan kaca mobil bekas kesayangan kalian berjamur.
Baca Juga: Masih Jadi Incaran, Harga Mobil Bekas Avanza 2012 Ternyata Tinggal Segini
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR