GridOto.com - Salah satu tantangan dalam mewujudkan mobil listrik perdana seperti Suzuki e Vitara adalah jarak tempuh.
Pabrikan mobil bisa melakukan banyak hal untuk mengoptimasi jarak tempuh sebuah mobil listrik, salah satunya menyederhanakan resep performa.
Pada kasus Suzuki e Vitara, Suzuki mengoptimasi mobil ini dengan filosofi Sho-Sho-Kei-Tan-Bi” (Smaller, Fewer, Lighter, Shorter, Beauty) milik Suzuki.
Ukurannya tidak besar, teknologi mobil listrik yang disematkan pada mobil ini juga cukup teruji dalam industri.
Format satu motor listrik bertenaga 128 kW atau sekitar 171 dk dan torsi puncak 193 Nm misalnya, mungkin tidak terlihat besar dari segi power.
Baca Juga: Resep Performa Simpel, Sekencang Ini Akselerasi Suzuki e Vitara
Tetapi dengan baterai Lithium Iron Phosphate 61 kWh, Suzuki e Vitara bisa memiliki jarak tempuh klaim 426 km dalam sekali pengecasan penuh.
Klaim tersebut sesuai dengan Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP), salah satu yang paling strict di industri.
Belum lagi, kami sering sekali mendapatkan kalkulasi jarak tempuh estimasi yang lebih jauh dari klaim pada instrumen kluster.
Sehingga untuk sebuah mobil listrik, Suzuki e Vitara cukup menenangkan dan berhasil menjauhkan kami dari range anxiety.
Nah bagaimana dengan konsumsi listriknya? Secara singkat, ternyata Suzuki e Vitara masih tergolong irit listrik.
Baca Juga: Tampang Kecil Agak Menipu, Selega Ini Interior Suzuki e Vitara
Di rute Dalam Kota dengan kecepatan 22 km/jam, konsumsi listrik e Vitara tercatat 8,5 km/kWh.
Lalu di rute Kombinasi, catatannya adalah 7,7 km/kWh. Kecepatan rata-rata yang digunakan adalah 50 km/jam pada rute Jakarta-Sentul City.
Di rute Tol yang harusnya memberikan pressure tambahan pada pasokan listrik dari baterai, konsumsi listriknya masih 6,8 km/kWh.
Catatan konsumsi e Vitara mungkin tidak sampai 10 km/kWh. Namun, untuk pemakaian harian, e Vitara masih menenangkan hati pemiliknya.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR