GridOto.com - Meski dirancang untuk kontur jalan perkotaan, mobil bekas transmisi CVT sebenarnya sanggup untuk diajak lewat medan jalan bervariasi.
Namun, ada kesalahan yang sering bikin mobil transmisi CVT gagal menanjak, apa saja?
Kode dari Bengkel Mobil 77 menjabarkan beberapa kesalahan pengemudi yang sering menjadi penyebab mobil transmisi CVT gagal menanjak.
"Biasanya pengemudi tidak bisa menjaga momentum sebelum menanjak, asal naik langsung bejek gas tanpa perhitungan," tekan Kode.
Menurut kode, momentum dibutuhkan untuk mengurangi beban kerja mesin dan transmisi saat menanjak karena percepatan mobil dari bawah sudah membantu mendorong mobil naik.
"Perpindahan transmisi CVT juga sebenarnya dirancang untuk kontur jalan landai, jadi cara menanjaknya juga harus beranggapan seperti jalan mendatar," terang Jusri.
"Tanpa momentum tenaga dan torsi mobil bisa drop di tengah tanjakan," sambung Kode.
Kesalahan lain yang dilihat Kode yang sering terjadi adalah dalam kondisi stop and go di tanjakan.
Saat berhenti pengemudi cenderung menjaga posisi mobil dengan menahan pedal gas, bukan rem atau parking brake.
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR