Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Puteri Indonesia Pariwisata 2022 Trauma, Batu Besar Dilempar OTK Menancap di Kaca Depan Mobilnya

Irsyaad W - Selasa, 30 Juni 2026 | 19:30 WIB
Batu berukuran cukup besar yang menancap di kaca depan mobil Puteri Indonesia Pariwisata 2022, Adinda Cresheilla yang dilempar orang tak dikenal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan
IG/@bunda.latinas dan dindacresheilla
Batu berukuran cukup besar yang menancap di kaca depan mobil Puteri Indonesia Pariwisata 2022, Adinda Cresheilla yang dilempar orang tak dikenal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan

GridOto.com - Adinda Cresheilla, Puteri Indonesia Pariwisata 2022 trauma setelah menjadi korban pelemparan batu di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Batu berukuran cukup besar tiba-tiba menancap di kaca depan mobilnya setelah dilempar orang tak dikenal (OTK), (24/6/26) sore.

Dinda menuturkan, peristiwa itu terjadi tak lama setelah ia meninggalkan sebuah klinik kecantikan di kawasan Pondok Indah, sekitar pukul 16:11 WIB.

Baru sekitar lima menit melaju, sebuah batu tiba-tiba meluncur ke arah mobilnya dan menancap di kaca depan, tepat di sisi pengemudi.

"Pas kena batu itu rasanya kencang banget dan memang mengarah ke pengemudi, posisinya bukan di tengah," ungkap Dinda saat dihubungi melalui panggilan Google Meet, (30/6/26) melansir Kompas.com.

Refleks, Dinda langsung memejamkan mata.

Saat itu, ia sempat mengira suara benturan tersebut berasal dari material truk yang terlempar, serangan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau bahkan ledakan.

"Alhamdulillah-nya aku merem, jadi serpihan kacanya enggak kena mata, tapi banyak banget di pelipis," ujar Dinda.

Meski masih syok, Dinda mengingat jelas batu itu datang dari arah berlawanan.

Saat kejadian, mobilnya berada di barisan paling depan setelah melewati lampu lalu lintas.

"Aku sih ngerasanya sekelebat itu cepat banget, itu sebenarnya dari kanan, dari arah seberang," ungkapnya.

Baca Juga: Lumajang Darurat Lempar Batu, Toyota Kijang, Ambulans dan Truk Pecah Kaca Dalam Semalam

Postingan Adinda Cresheilla terkait peristiwa pelemparan batu terhadap mobilnya
IG/@dindacresheilla
Postingan Adinda Cresheilla terkait peristiwa pelemparan batu terhadap mobilnya

Setelah menyadari mobilnya terkena lemparan batu, Dinda menyalakan lampu hazard dan berusaha menepi ke sisi kiri jalan.

Di tengah kepanikan, ia menghubungi sepupunya untuk meminta bantuan.

Sambil tetap mengemudikan mobil, Dinda menuju pos polisi terdekat dengan harapan dapat segera melapor.

Namun, setibanya di lokasi, ia tidak menemukan seorang pun anggota kepolisian yang berjaga. Yang ditemuinya justru seorang petugas kebersihan.

Kepada petugas itu, Dinda menanyakan langkah yang harus dilakukan karena batu masih menancap di kaca mobilnya.

"Karena batunya masih nancap posisinya. Aku berharap setidaknya ada barang bukti atau sidik jari yang bisa dilacak. Ternyata bapak tukang sapu itu bilang pos polisinya lagi kosong, enggak ada polisi yang bertugas saat itu. Jadi aku harus ke polsek terdekat di Kebayoran Lama," jelas dia.

Setelah sepupunya datang, Dinda langsung menuju Mapolsek Kebayoran Lama untuk membuat laporan polisi.

Usai menerima laporan, polisi mengajak Dinda kembali ke lokasi kejadian guna memastikan titik pasti tempat peristiwa berlangsung.

"Terus pas bikin laporan, kami balik lagi ke TKP sama Pak Polisinya, buat cari titik persisnya," jelas Dinda.

Di lokasi, polisi berupaya menelusuri rekaman kamera pengawas. Namun, pencarian tidak membuahkan hasil karena tidak terdapat kamera CCTV di sekitar lokasi.

 Baca Juga: Viral Mobil Youtuber Jadi Sasaran Lempar Batu di NTT, Ini Wajah Pelaku Usai Ditangkap

Menurut Dinda, polisi menjelaskan yang tersedia hanya kamera ETLE yang tidak merekam video.

Penyidik juga berupaya menelusuri kemungkinan lain dengan meminta rekaman CCTV dari klinik kecantikan yang dikunjungi Dinda sebelum kejadian.

Polisi menduga pelaku bisa saja telah mengikuti korban sejak keluar dari klinik.

"Pak polisinya beliau pun juga bilang beliau sedang minta CCTV ke klinik, takutnya beliau pelakunya ini udah ngincar sejak aku keluar klinik gitu. Cuma ketika aku udah minta langsung ke kliniknya, itu juga mereka bilang CCTV-nya lagi enggak berfungsi," tutur dia.

Usai kejadian, Dinda membagikan pengalamannya melalui media sosial Instagram.

Sejumlah temannya kemudian menawarkan bantuan melalui kenalan mereka di kepolisian.

Hingga kini, Dinda mengaku belum berani kembali mengemudikan mobilnya.

Mobil yang menjadi sasaran pelemparan batu itu juga masih menjalani perbaikan.

Ia berharap polisi dapat segera mengungkap pelaku agar dirinya mengetahui motif di balik aksi tersebut.

"Jujur, aku cuma pengen tahu siapa pelakunya karena aku takut. Apakah aku diincar, atau cuma orang iseng? Aku pengen tahu alasannya kenapa," beber Dinda.

Baca Juga: KIA Picanto Dilempar Batu Besar, Tembus Kaca Masuk Kabin di Ciwidey

"Aku enggak berniat bikin orang masuk penjara, tapi minimal tahu kenapanya. Apalagi ini di daerah Metro Pondok Indah, jalan besar, dan kejadiannya siang bolong. Berani banget," sambung dia.

Selain berharap kasusnya terungkap, Dinda juga ingin jalanan di Jakarta menjadi lebih aman, khususnya bagi perempuan.

Sementara Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Kukuh Islami, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan rekaman CCTV dari sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku.

"Ya nanti kami dalami lagi (CCTV-nya), kan karena kami ngecek di sekitar TKP. Jadi bukan kalau tidak ada CCTV tidak bisa bikin laporan, bukan. Jadi kami memastikan ada enggak CCTV di sekitar untuk mengidentifikasi pelaku," jelas dia saat dihubungi melalui telepon, (29/6/26) disitat dari Kompas.com.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa