GridOto.com - Ladies, meskipun tidak sesering oli mesin, air radiator atau coolant juga harus ditambah dan diganti secara berkala.
Berikut 5 gejala air radiator atau coolant mobil yang minta diganti.
1. Perubahan Warna dan Tekstur.
Untuk melihat warna dan tekstur air radiator mobil bisa cek langusng lewat tabung reservoir air radiator.
Tabung reservoir air radiator mobil umumnya berada di bawah kap mesin di balik kisi-kisi radiator.
"Ciri-ciri air radiator atau coolant minta diganti itu adanya perubahan warna dan tekstur," buka Johnson Wijaya, National Brand & Regional Sales Manager PT Laris Chandra, distributor resmi Prestone Coolant kepada GridOto beberapa waktu yang lalu (04/26).
Saat lama enggak diganti, warna air radiator menjadi lebih pucat dibandingkan dengan kondisinya saat baru dituang.
Baca Juga: Ini Sebabnya Jangan Biarkan Kotoran Ada Di Kisi-kisi Radiator Mobil Bekas
2. Suhu Mesin Naik.
Ladies, coba perhatikan indikator suhu pada speedometer atau panel instrumen di mobil kamu.
Kalau tiba-tiba suhunya naik lebih dari setengah bisa jadi air radiator atau coolant sudah waktunya diganti.
Soalnya, coolant atau radiator yang lama tidak diganti itu gagal menyerap hingga membuang panas mesin secara optimal
"Suhu mesin mudah naik bisa jadi ciri-ciri atau gejala coolant harus diganti," kata Johnson.
3. Bau Terbakar.
Munculnya bau terbakar di mobil kamu ternyata juga menjadi ciri masalah pada air radiator.
Bisa jadi air radiator atau coolant kering karena terjadi kebocoran.
Air radiator yang menetes pada komponen mesin yang panas juga bisa menciptakan bau seperti terbakar.
"Gejala air radiator sudah waktunya diganti juga dari terciumnya baru terbakar," jelas Johnson.
Baca Juga: Kalau Sudah Begini Air Radiator Di Motor Bekas Wajib Diganti
4. Munculnya Endapan atau Kerak.
Gejala atau ciri-ciri air radiator mobil ladies minta diganti adalah munculnya endapan atau kerak.
"Ini karena efek dari menurunnya kualitas air radiator atau coolant," wanti Johnson.
"Dampaknya membuat munculnya endapan atau kerak," tambahnya.
Kerak atau endapan itu umumnya berasal dari korosi komponen radiator karena air radiator gagal atau sudah tidak mampu menahan karat.
5. Masa Pakai Sudah Lewat.
Jika air radiator mobil ladies sudah berumur sebaiknya diganti baru.
Mengikuti saran bengkel resmi maupun bengkel spesialis, air radiator sebaiknya diganti setiap 20.000 km sekali atau 2 tahun sekali.
"Coolant (air radiator) juga bisa basi yang dimana kadar PH-nya berubah," tuturnya.
Nah, itu tadi 5 gejala air radiator mobil ladies harus diganti.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR