Kemudian, ia juga menegaskan bahwa pengguna matic juga harus bisa memanfaatkan engine brake untuk membantu pengereman.
Karena menurut Oke, masih banyak yang salah kaprah mengira motor matik tidak punya engine brake.
"Caranya, saat memasuki turunan, jangan tutup gas sekecil mungkin atau membiarkan motor meluncur bebas. Pertahankan sedikit puntiran gas sekitar 5% hingga 10% agar kopling sentrifugal tetap mengikat rumah kopling. Maka akan merasakan motor seperti tertahan dan tidak meluncur liar," jelas Oke.
Pembagian porsi penggunaan rem juga tak kalah penting.
Masih menurut Oke, kedua harus digunakan bersamaan namun dengan porsi yang berbeda, tepatnya rem depan sebagai penghenti laju utama dengan porsi 60%, dan rem belakang sebagai penyeimbang, porsinya 40%.
Terakhir, perlengkapan berkendara yang lengkap juga selalu harus digunakan, utamanya helm, jaket, celana dan sepatu untuk menghindari dampak lebih parah jika sampai terjadi kecelakaan.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR