"Karena motor adalah kendaraan yang dimensinya paling kecil di jalan raya, beda dengan mobil apalagi bus, mereka bisa langsung terlihat" useperti pernah disampaikan Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta, Muhammad Ali Iqbal beberapa waktu lalu.
"Dimensi motor yang kecil memungkinkannya untuk tidak terlihat dari spion pengendara di depannya, makanya dibantu oleh nyala lampu," terangnya.
Dalam dunia keselamatan berkendara, konsep ini dikenal sebagai conspicuity (mudah terlihat) yaitu meningkatkan keberadaan kendaraan agar lebih cepat disadari oleh pengguna jalan lain.
Prinsip tersebut sebenarnya sudah lama digunakan di berbagai negara melalui konsep Daytime Running Light (DRL) atau lampu siang hari.
Dalam dunia keselamatan berkendara, konsep ini dikenal sebagai conspicuity (mudah terlihat) yaitu meningkatkan keberadaan kendaraan agar lebih cepat disadari oleh pengguna jalan lain.
Baca Juga: Lampu Motor Redup Belum Tentu Aki Tekor, Bisa Jadi Ini Masalahnya
Prinsip tersebut sebenarnya sudah lama digunakan di berbagai negara melalui konsep Daytime Running Light (DRL) atau lampu siang hari.
Tujuannya bukan menerangi jalan, melainkan membuat kendaraan lebih mudah dikenali sehingga risiko tabrakan dapat ditekan, terutama untuk kendaraan roda dua.
Sementara mobil tidak diwajibkan menyalakan lampu pada kondisi normal di siang hari, kecuali saat malam, hujan lebat, kabut, atau ketika jarak pandang terbatas.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR