GridOto.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 7 motor terdiri dari 5 Ducati dan 2 Vespa.
Kelima Ducati terdiri dari Ducati Streetfighter V2, Ducati Hypermotard 950, Ducati Scrambler, Ducati Multistrada V4RS dan Ducati XDiavel 1200.
Sementar 2 Vespa yakni Spint S 150 dan GTS 250.
Ke-7 motor ini merupakan sitaan dari kasus korupsi yang terjadi di Kementerian Tenaga Kerja.
Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK Mungki Hadipratikto mengatakan ke-7 motor ini sitaan dari 4 kasus korupsi yang terjadi di Kementerian Tenaga Kerja.
"Salah satunya yang melibatkan Immanuel Ebenezer, Mantan Wamenaker," ungkap Mungki.
Mungki menceritakan, untuk menghilangkan jejak hasil korupsi, biasanya para koruptor menyamarkan aset atas nama orang lain.
"Dari sekian banyak kendaraan yang kami sita hanya sedikit atas nama terpidana," jelasnya.
Baca Juga: Ini Daftar Mobil Mewah dan Moge Eks Wamen Imipas Silmy Karim yang Disita KPK
Untuk itu KPK melakukan kerjasama dengan beberapa pihak menelusuri aliran dana ke para pejabat pemerintahan.
"Prosesnya cukup rumit. Intinya, selain kepada PPATK dan lembaga pemerintah lainnya, kami juga bekerjasama dengan swasta seperti APM kendaraan," jelasnya.
Terhadap seluruh kendaraan yang disita ini baik motor atau mobil beserta aksesoris yang disita, Mungki mengungkapkan akan dilakukan lelang.
Pelaksanaannya pada Hari Antikorupsi Dunia (Hakordia) yang jatuh pada 9 Desember mendatang.
Untuk limit harga, pihaknya mengakui saat ini belum memiliki informasi.
"Karena taksiran harga ini yang menentukan bukan kami tapi dari Direktorat Jendral Kekayaan Negara, Kemenkeu," bilangnya.
Namun, semua harga nantinya akan bisa dicek di website KPK.
"Lelang terbuka untuk umum. Silakan dicek saja," tutupnya.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR