GridOto.com - Pada awal 2026 MGS5 EV resmi ditampilkan ke hadapan publik Indonesia.
MGS5 EV resmi menjadi lini model baru mobil listrik yang dijual oleh MG Motor Indonesia sekaligus menjadi suksesor MG ZS EV.
Berbeda jauh dari MG ZS EV, tak sedikit yang menganggap bahwa MGS5 EV merupakan MG4 EV versi SUV.
Anggapan tersebut bisa dibenarkan karena platform yang digunakan mobil listrik medium SUV 5-seater ini.
Baca Juga: Tetap Eksis, MG4 EV Jadi The Best Small EV OTOMOTIF Award 2026
MGS5 EV dibangun menggunakan platform khusus mobil listrik Modular Scalable Platform (MSP) yang sama dengan MG4 EV.
Berbeda dengan MG ZS EV yang mengambil dari platform mobil mesin bensin.
Sehingga sensasi berkendara mobil ini punya rasa yang mirip dengan MG4 EV yang dikenal fun to drive.
Mulai dari feedback setir yang terasa presisi, kontrol bodi yang terasa mudah untuk bermanuver untuk sebuah medium SUV, dan tak kalah penting adalah RWD (Rear-wheel Drive).
Ya, MGS5 EV berpenggerak roda belakang seperti MG4 EV dengan sensasi jambakan atau hentakan dorongan yang khas.
Baca Juga: MGS5 EV Sudah Laku Ratusan Unit, Kapan Mobilnya Dikirim ke Garasi Konsumen?
Diajak berakselerasi dari 0-100 km/jam bisa tuntas hanya dalam 7,1 detik.
MGS5 EV varian Magnify Max yang dites tim GridOto.com punya motor listrik pada roda belakang yang punya figur tenaga 201 dk dan torsi 350 Nm punya respon yang spontan dan presisi.
Penyaluran tenaga mengikuti dalamnya injakan pedal gas sehingga terasa halus, tapi siap meluncur saat pedal akselerator diinjak dalam seketika.
Set suspensi belakang 5-link independen membuat mobil ini terasa stabil saat di kecepatan tinggi serta terasa anteng saat diajak meliuk-liuk.
Memang kekerasan bantingannya dibuat lebih empuk dari MG4 EV dan ada terasa gejala membal karena orientasinya yang lebih mengejar kenyamanan daripada sporti.
Secara tampilannya pun ada sebagian garis desain yang diambil dari MG4 EV.
Baca Juga: MG Indonesia Siap Tambah Amunisi, Mobil Listrik dan Hybrid Baru Segera Meluncur
Seperti front lips depan dengan sayap yang terpisah hingga pada bagian lampu belakang yang menyambung dan bercabang di kedua ujungnya.
Sektor interior tak terasa asing ketika melihat panel instrumen dan konsol tengah yang mirip dengan MG4 EV.
Namun layout dasbor hingga materialnya dibuat lebih premium dan terasa lebih ramah dengan garis membulat.
Posisi duduknya pun terasa mirip dengan MG4 EV yang bisa diatur rendah dengan jangkauan tangan pada setir serta kaki terhadap pedal yang ergonomis.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR