Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

motor bekas

Kiprok Motor Bekas Rusak Bisa Kalian Deteksi Cuma Pakai Tangan

ARSN - Rabu, 17 Juni 2026 | 23:30 WIB
Cara deteksi kiprok di motor bekas rusak
Dok. Otomotifnet
Cara deteksi kiprok di motor bekas rusak

GridOto.com - Gaes, ternyata kiprok di motor bekas kalian rusak bisa dideteksi hanya pakai tangan saja.

Yap, ada cara gampang untuk mendeteksi kiprok di motor rusak.

Kiprok motor yang rusak, pengisian aki jadi enggak maksimal dan bikin aki jadi cepat tekor.

Untuk itu mari simak cara deteksi kiprok motor yang rusak, salah satunya bisa bermodalkan telapak tangan saja.

Enggak percaya? Baca artikel ini sampai habis ya.

"Selain aki cepat tekor atau soak, aki tiba-tiba jadi gendut bisa jadi gejala kiprok rusak," buka Mas Yo, mekanik bengkel R59 Racing.

Aki gendut ini disebabkan karena pengisian yang berlebihan (overcharge) akibat kiprok yang rusak.

Ilustrasi kiprok motor bekas Yamaha
GridOto
Ilustrasi kiprok motor bekas Yamaha

"Penyebabnya kiprok sudah tidak bisa memutus arus ketika aki sudah penuh (full charge)," ujar pria yang nama aslinya Suryo ini.

"Kiprok overcharge bisa dideteksi dengan telapak tangan. Cukup raba kiproknya, jika terlalu panas itu bisa jadi gejala overcharge," ujarnya di Jl. Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan.

Tapi kalau enggak mau menebak-nebak, teman-teman bisa menggunakan alat multitester.

"Set multitester untuk aliran listrik DC 12 Volt, kemudian sambungkan kutub merahnya ke jalur pengisian aki. Untuk yang warna hitam itu sambungkan ke massa atau ground," ujar Mas Yo.

Atau kalau motor-motor teman sudah pasang Voltmeter lebih mudah lagi.

"Kalau saat putaran mesin tinggi, angka di Voltmeter menunjukan angka di atas 15 volt bisa jadi kiprok mengalami overcharge," tutupnya.

Begitulah cara deteksi kiprok di motor bekas kesayangan kalian sudah rusak apa belum.

Baca Juga: Wah, Ternyata Hilangkan Body Motor Bekas Yang Getar Mudah Banget

Editor : ARSN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa