Tapi kalau enggak mau menebak-nebak, teman-teman bisa menggunakan alat multitester.
"Set multitester untuk aliran listrik DC 12 Volt, kemudian sambungkan kutub merahnya ke jalur pengisian aki. Untuk yang warna hitam itu sambungkan ke massa atau ground," ujar Mas Yo.
Atau kalau motor-motor teman sudah pasang Voltmeter lebih mudah lagi.
"Kalau saat putaran mesin tinggi, angka di Voltmeter menunjukan angka di atas 15 volt bisa jadi kiprok mengalami overcharge," tutupnya.
Begitulah cara deteksi kiprok di motor bekas kesayangan kalian sudah rusak apa belum.
Baca Juga: Wah, Ternyata Hilangkan Body Motor Bekas Yang Getar Mudah Banget
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR