GridOto.com - Ada berbagai cara untuk menambah top speed di motor dengan cara yang sederhana.
Salah satunya, dengan mengganti ukuran gir depan motor sport maupun motor bebek yang menggunakan penyaluran tenaga pakai rantai.
Namun sebelum upgrade gir depan, pemilik motor harus tahu dahulu kebutuhannya.
"Saat mengubah ukuran gir depan penting untuk memperhatikan kondisi jalan dan karakteristik motor," buka Zarkem, pemilik toko yang jual gir dan rantai, Bakul Gear kepada GridOto beberapa waktu yang lalu (06/20).
Baca Juga: Sebelum Merusak Gir, Ini Penyebab Gardan Mobil Bekas Bocor Oli
Pasalnya salah memilih ukuran gir depan membuat tarikan motor malah jadi berat.
Makanya sebelum ganti gear depan, kalian juga harus tahu tujuannya.
Mau cari akselerasi yang enteng, atau capaian top speed yang lebih tinggi, itu beda cara mainnya.
"Pada prinsipnya menaikan atau menambah jumlah mata gir depan akan membuat tarikan motor pada rpm mesin sedang hingga tinggi menjadi lebih enteng," kata Zarkem.
"Hal ini membuat capaian top speed jadi lebih tinggi dibandingkan saat pakai gir depan sebelumnya yang lebih kecil," tambahnya.
Karakter motor dengan gir depan yang besar ini cocok untuk jalanan yang relatif rata dan panjang saat kecepatan tinggi.
Baca Juga: Biar Gir Rasio Motor Matic Awet Part Ini Wajib Dicek Secara Berkala
Misalnya buat turing yang melewati jalan lintas provinsi atau kabupaten.
"Jika menurunkan atau mengurangi jumlah mata gir, dampaknya tarikan motor pada rpm rendah menjadi lebih enteng. Sehingga akselerasi menjadi lebih cepat," tambahnya.
Karakteristik gir depan kecil ini cocok buat kalian yang suka turing ke daerah pegunungan yang sebagian besar jalannya tanjakan.
Atau cocok juga pada perjalanan stop n go seperti berangkat kerja atau kuliah di jalur perkotaan.
Oya, Zarkem mewanti kalau menaikan atau menurunkan ukuran gir depan motor punya beberapa konsekuensi.
"Menaikan ukuran gir depan memang bikin top speed jadi lebih tinggi. Tapi akselerasi atau tarikan motor pada rpm bawah jadi semakin berat," wanti Zarkem.
Sebaliknya, saat menurunkan ukuran gir depan memang dapat memperingan akselerasi motor sehingga menjadi lebih sigap.
"Tapi tarikan motor pada rpm sedang hingga tinggi jadi berat, efeknya top speed-nya jadi lebih rendah," tuturnya.
Jadi tinggal sesuaikan saja dengan karakter berkendara dan jalan yang sering dilewati.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR