GridOto.com - Total sebanyak 13 juru parkir (jukir) liar di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan, ditertibkan petugas gabungan dan dibawa ke panti sosial untuk menjalani pembinaan lanjutan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu menjelaskan, penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait praktik parkir liar dan pungutan tambahan di kawasan tersebut.
“Meskipun sebelumnya sudah ditindak, mereka kembali lagi dengan cara sembunyi-sembunyi,” kata Bernad di Jakarta, Jumat (22/5/2026) melansir Antara.
Menurut Bernad, penertiban melibatkan kolaborasi antara Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Satpol PP, TNI, Polri, Unit Pengelola (UP) Perparkiran, hingga Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Ia menjelaskan, para jukir liar yang diamankan tidak langsung dipulangkan, tapi juga menjalani penanganan lebih lanjut oleh instansi terkait.
“Kami berharap dapat memperketat pengawasan parkir di kawasan Blok M agar lebih steril dari jukir liar. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang atau tip kepada mereka,” ujar Bernad.
Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan, Jaminan, dan Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Yan Vetansyah mengatakan, seluruh jukir liar yang diamankan dibawa ke Panti Sosial Kedoya, Jakarta Barat.
Baca Juga: Gerak Parkir Liar Dipersempit, Pembayaran Model Nontunai di Surabaya Dikebut
Menurut Yan, mereka akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan keterampilan agar tidak kembali menjalankan praktik parkir liar.
“Semuanya dibawa menggunakan mobil Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) untuk dibina. Mereka diberikan bekal keterampilan kerja maupun pembinaan lainnya agar tidak kembali menjadi jukir liar,” ungkap Yan.
Penertiban ini dilakukan di tengah sorotan terhadap masih maraknya pungutan liar parkir di kawasan Blok M Square, meski pengelolaan parkir telah diambil alih oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta persoalan parkir liar dan pungli di Blok M menjadi prioritas bagi Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang baru, Budi Awaluddin, yang akan resmi menjabat mulai 1 Juni 2026.
“Ini menjadi tugas Kadishub yang baru yang ada depan kalian semua (pak Budi),” ujar Pramono saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).
Menurut Pramono, salah satu pekerjaan utama yang harus segera diselesaikan ialah praktik parkir liar di kawasan Blok M.
“Salah satu tugas utamanya adalah menyelesaikan persoalan parkir liar yang ada di Blok M. Jadi kalau enggak bisa diselesaikan, komplain Pak Budi, langsung di depan Pak Budi,” lanjutnya.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR