Jatuhnya Bagnaia memberikan jalan lapang bagi duet Aprilia untuk menguasai jalannya lomba.
Meskipun Marco Bezzecchi sempat memimpin dengan nyaman di sebagian besar durasi balapan, Jorge Martin menunjukkan ritme yang jauh lebih mumpuni saat memasuki putaran-putaran akhir.
Tikungan 3 menjadi titik keberuntungan bagi Martin untuk melakukan manuver presisi guna merebut pimpinan balapan dari tangan Bezzecchi pada lap ke-23.
Sejak saat itu, Martinator tak lagi terkejar hingga menyentuh garis finis dengan selisih waktu sekitar 0,5 detik.
Keberhasilan Aprilia menempatkan tiga pembalapnya di podium tertinggi menjadi bukti nyata bahwa motor RS-GP kini menjadi kekuatan yang patut diwaspadai di sisa musim 2026.
Sementara itu, bagi Ducati, akhir pekan di Prancis ini menjadi salah satu seri paling suram karena kedua pembalap andalan mereka harus menyudahi balapan dengan tangan hampa di saat rival-rivalnya justru melesat kencang.
Hasil MotoGP Prancis 2026
1. Jorge Martin (Aprilia) 41'18.001
2. Marco Bezzecchi (Aprilia) +0.477
3. Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) +0.874
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR