Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Dijaga TNI-Polri, Maling Nekat Gasak 3 Motor Sekaligus di Acara Dangdut

Ferdian - Sabtu, 2 Mei 2026 | 13:47 WIB
Ilustrasi maling motor yang sedang beraksi
dok. Pos Kupang
Ilustrasi maling motor yang sedang beraksi

GridOto.comMaling cari-cari kesempatan, tiga motor milik penonton yang datang ke hiburan musik dangdut kandas.

Peristiwa ini diketahui terjadi di Dukuh Kopen, Desa Ngumbul, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Kamis (30/4/2026) malam.

Awalnya beredar kabar kalau total motor yang dicuri ada 8 unit.

Namun pihak kepolisian pun membantah informasi tersebut.

Kapolsek Todanan, Iptu Suhari, menjelaskan bahwa jumlah korban yang datang ke Polsek hanya tiga orang.

Namun, dari tiga orang tersebut, hanya satu yang melapor secara resmi.

"Yang datang ke Polsek tiga orang, tapi yang melapor resmi hanya satu. Dua lainnya tidak melanjutkan laporan karena tidak memiliki surat-surat kendaraan," jelasnya melansir Tribunjateng.com, Sabtu (2/5/2026).

Motor yang dilaporkan hilang terdiri dari satu unit Honda CRF, sementara dua lainnya yang tidak dilaporkan secara resmi adalah Honda BeAT dan Honda Scoopy.

Baca Juga: Maling Motor di Gedebage Nekat Maksimal, Dada Korban Ditembak Senpi 5 Kali

Olah tkp pencurian motor saat acara dangdut
Istimewa/TribunJateng
Olah tkp pencurian motor saat acara dangdut

Dua korban yang tidak memiliki surat kendaraan merupakan warga Pucakwangi, Pati, sementara satu pelapor resmi (pemilik Honda CRF) adalah warga Desa Kembang, Kecamatan Todanan.

Peristiwa tersebut diketahui setelah acara selesai sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat para penonton hendak pulang, mereka mendapati kendaraan sudah tidak berada di tempat parkir.

Acara dangdut yang digelar sejak pukul 19.00 WIB itu dihadiri cukup banyak penonton.

Meski pengamanan telah dilakukan oleh gabungan personel dari Polsek, Koramil, dan Satpol PP, kondisi parkir yang tidak tertata diduga memberi celah bagi pelaku untuk beraksi.

"Pengamanan sebenarnya sudah maksimal di sekitar panggung untuk mengantisipasi keributan antar penonton. Dari Polsek aja ada 20, Koramil ada 10, ada Satpol PP."

"Namun parkir tidak tertata karena panitia tidak menyediakan kantong parkir yang memadai. Kami sebelumnya sudah memberi saran agar disediakan kantong parkir meskipun berbayar. Tapi panitia bandel," jelasnya.

Baca Juga: Kejahatan Ayah, Anak dan Menantu di Singosari Terbongkar, Sandang Status Sindikat Maling Motor

Menindaklanjuti laporan tersebut, Iptu Suhari mengatakan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku.

"Saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mengumpulkan bahan keterangan dan mengecek CCTV di jalur sekitar lokasi, yang bisa jadi pelaku keluar lewat jalur- jalur itu," jelasnya.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa