Serangan itu nyaris mengenai petugas. Anak panah yang dilepaskan bahkan tertancap di dinding seng milik warga.
"Ada dua atau tiga busur itu yang dilepas ke arah kita. Itu busur tertancap di dinding seng warung warga. Jaraknya sekitar tiga meter, dekat sekali," ungkapnya.
Setelah diserang, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut.
Para pelaku kemudian berpencar ke sejumlah arah, termasuk menuju Bundaran Samata dan Jalan Minasa Upa.
Dalam pengejaran itu, tiga pelaku berhasil diamankan di kawasan Jalan Talasalapang.
Ketiganya berinisial MN (16), FL (17), dan ME (16). Dari tangan mereka, polisi menyita satu anak panah busur dan petasan, serta mengamankan dua motor yang digunakan.
Pelaku kira polisi warga biasa Kapolsek Rappocini Kompol Ismail mengatakan, para pelaku mengaku tidak mengetahui bahwa yang mereka serang adalah aparat kepolisian.
Baca Juga: Geng Motor Lintas Bandung Teror Warga, Serang Korban di Pinggir Jalan Secara Acak
Menurutnya, saat itu anggota polisi mengenakan pakaian biasa sehingga disangka warga.
"Jadi mereka hendak menyerang warga kemudian dihalau oleh anggota. Karena anggota berpakaian biasa, mereka kira anggota ini juga warga," ujarnya.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR