Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Kipas Pendingin Radiator Mesin Mati, Dampaknya Bisa Sangat Berbahaya

Ryan Fasha - Kamis, 30 April 2026 | 12:00 WIB
Ilustrasi extra fan elektrik
Dok.Otomotif
Ilustrasi extra fan elektrik

GridOto.com - Setiap sistem pendingin mesin mobil dilengkapi dengan kipas tambahan.

Kipas radiator yang digunakan pada mobil sekarang ini umumnya berjenis elektrik.

Fungsi dari kipas pendingin ini membantu mengalirkan udara untuk membuang panas radiator coolant saat dibutuhkan.

Ada sensor yang mengatur hidup dan mati dari kipas pendingin ini berdasarkan suhu yang dibaca dari sensor.

Kipas radiator ini sering kali rusak dan mati sehingga dampaknya sangat berbahaya.

Penyebab Air Radiator Mobil Cepat Kosong, Jangan Disepelekan
FahmyFM/GridOto.com
Penyebab Air Radiator Mobil Cepat Kosong, Jangan Disepelekan

Baca Juga: Dampak Radiator Coolant Mobil Berwarna Keruh Masih Terus Dipakai

"Kipas radiator yang mati ini akan meningkatkan suhu radiator coolant yang bersirkulasi," buka Apre, Kepala Mekanik bengkel AP Speed.

"Ketika suhu radiator coolant sudah menyentuh 90 derajat celcius ke atas maka seharusnya kipas ini hidup," jelasnya.

Ketika kipas pendingin radiator ini mati maka otomatis suhu radiator coolant perlahan-lahan akan naik.

Editor : Dwi Wahyu R.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa