Ia menjelaskan alasan tak semua jenis naik, sebut saja Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 harganya tetap seperti per 1 April 2026.
Baron menjelaskan kedua jenis BBM nonsubsidi itu tak naik karena dipakai oleh sebagian besar masyarakat.
"Sedangkan harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga," jelasnya.
Pertamax Green 95 saat ini dibanderol Rp 12.900 per liter. Sementara, Pertamax 92 senilai Rp 12.300 per liter.
Namun, tiga jenis BBM nonsubsidi yakni Pertamax Turbo naik menjadi Rp 19.400 per liter dari sebelumnya seharga Rp 13.100 per liter.
Lalu, Pertamina Dex menjadi Rp 23.900 per liter dari harga sebelumnya yakni Rp 14.500 per liter.
Terakhir, Dexlite dari Rp 14.200 per liter menjadi Rp 23.600 per liter.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan ketentuan pemerintah yang termaktub dalam Keputusan Menteri ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022.
"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada Kepmen ESDM, dan keputusan penyesuaian harga hanya berlaku pada Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex," jelas Baron.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR