Terakhir, Dexlite dari Rp 14.200 per liter menjadi Rp 23.600 per liter.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan ketentuan pemerintah yang termaktub dalam Keputusan Menteri ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022.
"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada Kepmen ESDM, dan keputusan penyesuaian harga hanya berlaku pada Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex," jelas Baron.
Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menjelaskan jika kenaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti dinamika minyak dunia.
Jadi, pemerintah merespon kondisi pasar global dengan menaikkan harga BBM nonsubsidi.
"Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global," jelasnya.
Baca Juga: Berhembus Isu Motor Beli Pertalite Dibatasi 4 Liter Per Hari, Begini Penjelasan Pertamina
Meski demikian, pemerintah telah menghitung matang kenaikan harga agar pasar tak terganggu. Juga, memastikan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026 untuk menjaga stabilitas perekonomian.
"Tapi hal penting yang perlu kami tekankan adalah Pemerintah memastikan harga BBM subsidi, baik itu Pertalite dan Solar Subsidi, tidak naik," jelasnya.
Anggia meminta dukungan dan doa dari segenap masyarakat agar bangsa Indonesia bisa melewati tantangan gejolak energi yang mengguncang dunia.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR