GridOto.com - Banyak sekali sensor yang terdapat di dalam mesin mobil, salah satunya sensor Manifold Absolute Pressure (MAP).
Sensor MAP ini umumnya berada di bagian box filter sebelum intake manifold.
Secara sistem kerja, sensor MAP ini membaca tekanan udara yang masuk ke dalam mesin.
Sinyal bacaan sensor ini akan dikirim ke ECU untuk menentukan seberapa besar debit bahan bakar yang dibutuhkan.
Pada beberapa kasus, gagalnya pembacaan sensor MAP ini akan mengacaukan pembakaran di dalam mesin.
Baca Juga: Cegah Drat Busi Mobil Slek Saat Pemasangan Bisa Pakai Cara ini
"Jika dampai sensor error mengirimkan sinyal ke ECU maka mesin bisa jadi brebet bahkan putaran mesin tersendat," buka Pranoto, Service Advisor bengkel resmi Auto2000 Pramuka, Jakarta Timur.
"Bacaan sensor yang kacau ini membuat semprotan bahan bakar tidak pas dan menghasilkan pembakaran yang cenderung basah," tambahnya.
Bisa dilihat dari kondisi busi yang bagian elektroda menghitam yang menandakan pembakaran tidak pas.
Hal ini jelas membuat konsumsi bahan bakar juga akan menjadi boros.
Enggak cuma saat mobil berjalan, ketika mesin sedang idle atau langsam biasanya putaran mesin tidak stabil.
Baca Juga: Ternyata Salah Cara Bersihkan Bisa Bikin Umur Busi Mobil Jadi Pendek
"Kerusakan sensor MAP ini harus diganti dengan yang baru lalu ECU dilakukan kalibrasi ulang," jelasnya lagi.
Jadi mesin brebet bisa disebabkan salah satunya oleh sensor MAP di mesin mobil yaang rusak.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR