Dari sisi suara, motor drag juga punya karakter yang khas lebih “kering” dan terdengar agresif.
Ini berasal dari kombinasi kompresi mesin yang tinggi, setting pengapian yang dibuat maksimal, serta penggunaan knalpot racing yang minim peredam.
Semua disetting bukan untuk kenyamanan, tapi murni untuk performa.
Beberapa motor drag bahkan mengalami perubahan di bagian tangki dan rangka.
"Kalau di motor saya ada yang ditipiskan dan dipotong, tapi itu semua kembali ke kelas yang dilombakan," tambahnya.
Selain rangka, swing arm juga jadi komponen penting.
Selain memakai bahan yang ringan, ada motor yang dibuat dengan jarak sumbu roda lebih panjang.
Tujuannya untuk mengurangi risiko wheelie dan meningkatkan stabilitas saat akselerasi.
Tapi ini juga gak bisa sembarangan. Kalau terlalu panjang, justru bisa mengurangi respons awal saat strat.
Jadi semuanya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter motor.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR