GridOto.com - Memanaskan motor saat ingin digunakan pada pagi hari masih disarankan untuk dilakukan.
Tujuannya, agar oli mesin bersirkulasi pada semua komponen dan siap bekerja.
Sebelum jalan, mesin motor diberi jeda waktu 30 detik hingga maksimal 2 menit untuk nyala dalam kondisi langsam atau idle.
Tapi jangan kelamaan juga dalam memanaskan mesin motor ini, sebab ada efek negatif juga yang bisa muncul.
Baca Juga: Mesin Kurang Responsif Saat Digas Bisa Dipicu dari Komponen Ini
"Memanaskan mesin motor terlalu lama hanya membuat bensin cepat habis," buka Adih selaku Supervisor Service bengkel resmi Yamaha, Mekar Motor Bintaro kepada GridOto beberapa waktu yang lalu.
Selain itu, asap knalpot yang dihasilkan saat panaskan motor terlalu lama juga berbahaya buat lingkungan dan kesehatan.
"Apalagi saat memanaskan mesin di tempat yang tidak mendapatkan sirkulasi udara yang baik," wanti Adih.
"Hal itu membuat suhu mesin jadi sangat panas," tutur mekanik yang bengkelnya berada di Bintaro, Tangerang Selatan ini.
Baca Juga: Mesin Mobil Lebih Cepat Panas Ternyata Tidak Selalu Ulah Radiator
Membiarkan suhu mesin motor yang terlalu panas juga enggak bagus karena dapat mempersingkat usia pemakaian part di mesin motor.
Terutama, komponen berbahan karet hingga mempercepat usia ring piston.
Makanya, meski penting dilakukan, sebaiknya memanaskan mesin motor tidak lebih dari dua menit.
Cukup sebentar saja untuk memberi waktu pada pelumas untuk berjalan dan melapisi komponen di mesin motor.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR